Belum Sebulan Menjabat, Puluhan Anggota DPRD Bekasi Sudah Gadaikan SK

BEKASI – Belum genap sebulan diambil sumpah sebagai wakil rakyat, puluhan anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024 diketahui sudah menggadaikan Surat Keputusan (SK) keanggotaan di DPRD ke Bank Jabar Banten (BJB).

Namun demikian, Sekretaris dewan (Sekwan) Kota Bekasi, M Ridwan, membantah jika menggunakan bahasa digadaikan. Dia menyebut pinjaman para wakil rakyat yang baru dilantik ke Bank Jabar Banten (BJB), mempergunakan SK sebagai jaminan agunan.

Ridwan, Sekretaris Dewan Kota Bekasi, ketika ditemui Cendana News, Jumat (13/9/2019) – Foto M Amin

“Bukan digadaikan, tapi SK sebagai agunan pinjaman, sebenarnya bukan saja anggota dewan, melainkan banyak juga ASN demikian. Bahkan, Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemkot Bekasi juga menganggunkan SK-nya,” tutur Ridwan, Jumat (13/9/2019).

Selaku Sekretaris DPRD, Ridwan hanya dimintai keterangan yang membenarkan bahwa yang meminjam adalah anggota DPRD Kota Bekasi. “Pastinya soal pinjaman itu sifatnya individu ya, bukan kelembagaan,” tandas Ridwan.

Ridwan, enggan memberi ditail nama ataupun asal partai dari anggota dewan yang sudah menganggunkan SK-nya ke BJB. Dia beralasan, hal tersebut bersifat individu. Begitupun jumlah pastinya dia hanya menyebut puluhan.

Dihubungi terpisah, Kepala BJB Cabang Bekasi, Adi Arif Wibawa, kepada wartawan, membenarkan adanya pengajuan kredit dengan jaminan SK anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024. Sesuai data, sudah ada 22 anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024 yang mengajukan penggadaian SK kepada Bank BJB cabang Bekasi. Jumlah pinjaman berkisar mulai Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

“Sampai saat ini, jumlah anggota Dewan Kota Bekasi yang sudah menjadi debitur ada 22 orang, dengan rata-rata plafon (pengajuan kredit tertinggi) Rp500 juta sampai dengan Rp1 miliar,” ungkap Adi.

Dari kredit atau pinjaman yang diajukan, 50 persen gaji anggota DPRD tersebut akan dibayarkan secara berangsur setiap bulannya selama lima tahun atau satu periode jabatan. “Sesuai masa baktinya, jangka waktu lima tahun. Angsuran rata-rata 50 persen dari gaji,” papar Adi.

Dia mengungkapkan untuk kredit yang diajukan oleh anggota DPRD Kota Bekasi periode sebelumnya telah lunas. “Semuanya selesai, karena disesuaikan dengan masa bakti, bahkan rata-rata tidak ada yang sampai lima tahun, empat tahun sudah lunas,” ungkapnya.

Lihat juga...