hut

Brexit, Perdana Menteri Inggris Belum Pertimbangkan Undur Diri

Ilustrasi Brexit - DOK CDN

LONDON – Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan, Dia tidak akan mempertimbangkan kemungkinan mengundurkan diri.

“Saya akan pergi ke Brussel, saya akan mendapatkan kesepakatan dan pastikan kita akan keluar (dari Uni Eropa) pada 31 Oktober. Itu yang harus kita lakukan,” kata Boris Johnson kepada wartawan saat dalam kunjungan ke Skotlandia, Jumat (6/9/2019).

Ketika ditanya apakah dia akan mundur apabila tidak dapat mewujudkannya, Johnson mengatakan, skenario tersebut adalah sebuah hipotesa yang tak akan Dia pikirkan. Johnson mendorong penyelenggaraan pemilihan pada 15 Oktober, dua minggu sebelum Inggris akan meninggalkan Uni Eropa.

Dorongan tersebut dilakukan, meskipun partai-partai oposisi mengatakan, mereka ingin Brexit tanpa kesepakatan (no-deal Brexit) dikesampingkan. Hal itu diajukan, sebelum mereka menyetujui tanggal pemilihan. Partai Konservatif, di bawah pimpinan Johnson, mendepak 21 pembangkang, yang termasuk cucu pimpinan Inggris Raya pada masa perang dunia kedua, Winston Churcill, dan dua mantan menteri keuangan.

Pengusiran tersebut dilakukan, karena mereka telah mencoba menghentikan langkah Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apapun. Pada Jumat (6/9/2019), Jonhson mengatakan, pemecatan para pembangkang itu membawa kesedihan luar biasa baginya.

“Mereka adalah kawan-kawan saya. Saya telah bekerja dengan mereka selama bertahun-tahun. Tetapi kita harus mewujudkan Brexit, dan kami sudah sangat jelas tentang risiko yang kami hadapi sekarang, dalam upaya menggerogoti proses di parlemen untuk meninggalkan UE. Dan tentunya saya akan menghubungi kolega-kolega itu dan saya sudah menghubungi mereka, mencoba mencari cara untuk membangun jembatan. Namun saya harus memperjelas, kita harus mewujudkan Brexit,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!