hut

Darurat Kekeringan, Pemkab Banyumas Gelar Salat Istisqa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Kemarau panjang yang sudah menyebabkan banyak sumur mengering, air PDAM semakin kecil alirannya dan hutan di lereng Gunung Slamet terbakar, membuat Pemkab Banyumas merasa perlu untuk menggelar Salat Istisqa, guna memohon hujan kepada Allah SWT.

Salat dilaksanakan di Alun-alun Purwokerto dan diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN), Forkopimda dan masyarakat. Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan, setelah segala upaya dilakukan untuk mengatasi kekeringan, maka harus diikuti dengan berdoa.

Bupati Banyumas, Achmad Husein saat menemui Cendana News, Selasa (24/9/2019) – Foto: Hermiana E. Effendi

“Salat Istisqa ini, merupakan salat sunat yang dilakukan untuk memohon diturunkannya hujan. Saat ini, kemarau sudah terlalu panjang dan dampaknya sudah banyak dirasakan masyarakat. Termasuk yang terakhir terjadi kebakaran hutan di lereng Gunung Slamet. Jadi kita merasa perlu untuk berdoa bersama-sama memohon hujan,” kata Achmad Husein, usai mengikuti Salat Istisqa, Selasa (24/9/2019).

Selain Salat Istisqa di Alun-alun Purwokerto, Kementrian Agama Banyumas juga sudah mengeluarkan surat imbauan, supaya masyarakat melakukan salat serupa di desa dan kelurahan masing-masing.

“Untuk kali ini, Salat Istisqa masih dilakukan dengan mengundang berbagai pihak, selanjutnya saya mengimbau untuk melakukan salat serupa tiga hari sekali, dalam kelompok kecil-kecil dan sifatnya sukarela,” tutur Husein.

Sementara itu, disinggung tentang kebakaran hutan yang terjadi di lerang Gunung Slamet, Bupati mengatakan, sampai saat ini tinggal empat titik api yang masih menyala. Namun, di sekitar lokasi sudah dibuat sekat-sekat, sehingga diharapkan hingga malam nanti, minimal tiga titik api bisa dipadamkan.

“Target kita, hari ini menyelesaikan tiga titik api, jadi tinggal satu titik api saja. Para relawan beserta tim gabungan, TNI, Polri dan masyarakat sekitar sudah bekerja luar biasa, dari pagi sampai pagi lagi, untuk meminimalisir api dengan membuat sekat-sekat. Semoga besok semua sudah bisa teratasi. Terlebih hari ini kita juga berdoa bersama-sama di sini,” tuturnya.

Untuk anggaran logistik, Bupati menyatakan, pemkab menyediakan sesuai dengan kebutuhan dan sampai saat ini, logistik masih mencukupi. Terlebih sumbangan dari beberapa pihak juga mulai berdatangan ke posko, untuk keperluan logistik.

Lihat juga...