hut

Gernas Baku, Gerakan Melawan Kecanduan Gawai

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku), menjadi gerakan untuk  mendorong orang tua aktif mengajak anak membaca buku. Sekolah dan orang tua, berperan penting untuk mengajak anak membaca buku.

Rumsih, Kepala TK PGRI Pasuruan, Kecamatan Penengahan menyebut, budaya membaca buku harus ditanamkan sejak dini. Pendampingan membaca buku sejak dini sangat dianjurkan, sebab dengan cara itu anak dapat diarahkan untuk mencintai buku. Orang tua berperan membantu memilihkan jenis buku bacaan yang tepat sesuai usia.

Rumsih,Kepala TK PGRI Pasuruan Kecamatan Penengahan pada kegiatan Gernas Baku, Jumat (20/9/2019) – Foto Henk Widi

Kegiatan orangtua membacakan buku bagi anak, sangat penting di era modern. Maraknya pengaruh game berbasis gawai, membuat interaksi sosial anak dan orangtua serta teman di lingkungan menjadi berkurang. Dengan rutin membaca buku, keingintahuan anak akan terasah. “Peranan orangtua membacakan buku bagi anak dengan cara mendongeng menjadi salah satu solusi, agar anak lebih ingin tahu buku yang dibaca meski hanya melihat gambar,” ungkap Rumsih kepada Cendana News, Jumat (20/9/2019).

Melalui Gernas Baku, orang tua diajak mengurangi ketergantungan anak pada gawai dan televisi. Membaca dongeng bagi anak menjadi sebuah tantangan bagi orang tua. “Orangtua bisa mengalihkan keinginan anak untuk menonton televisi atau bermain game dengan mendongeng memanfaatkan buku bergambar yang berwarna,” tambah Rumsih.

Sisi positif Gernas Baku adalah, secara psikologis akan membangun keakraban antara anak dan orang tua. “Kesibukan orang tua untuk bekerja, harus diimbangi dengan eratnya hubungan sosial dan emosional, salah satunya dengan membacakan buku,” jelasnya.

Lihat juga...