hut

Gubernur Jabar: Penanganan Sungai Cielungsi, Segera

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memastikan penangangan Sungai Cileungsi akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Dia berharap, warga di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi bersabar, karena tim masih dalam tahap penyusunan.

“Tim penanganan Sungai Cileungsi masih dalam tahap penyusunan, besok juga (Kamis (26/9) akan digelar rapat di Pangandaran khusus membahas soal penanganan pencemaran Sungai Cileungsi,”ujar Ridwan Kamil, di Bekasi, Rabu (25/6/2019).

Dikatakan, bahwa dalam penanganan pencemaran di Sungai Cileungsi, tidak jauh berbeda dengan penanganan Sungai Citarum, melibatkan semua unsur. Intinya, penanganan soal Cileungsi akan sama formatnya dengan Citarum

“Dalam penanganan pencemaran Sungai Citarum melibatkan TNI, Polri, komunitas masyarakat. Sehingga, ke depan bisa teratasi tidak ada lagi perusahaan yang buang limbah sembarangan hingga berdampak pada pencemaran dan lainnya,” tandas RK, sapaan akrab Mantan Wali Kota Bandung tersebut.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. –Foto: M Amin

Dia memastikan, tim akan segera bekerja dalam hitungan minggu, setelah semua tersusun dengan rapi. Menurutnya, dirinya bertugas sebagai Gubernur Jawa Barat baru dua belas bulan. Tahun pertama masih konsen soal Sungai Citarum, sesuai intruksi presiden, dan tahun ini dia memastikan akan melakukan penataan Sungai Cileungsi.

“Setelah tim bekerja, diharapkan bisa memberikan rasa tenang kepada Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi sendiri yang terdampak akibat pencemaran yang terus terjadi setiap tahunnya,” tandasnya.
Pantauan di lapangan, pencemaran Sungai Cileungsi Kabupaten Bogor, Jawa Barat masih terus terjadi, seolah tak berkesudahan. Hal tersebut dampak dari aktivitas sejumlah industri yang berada di bantaran sungai.

Kondisi Sungai Cileungsi saat ini, selain menghitam pekat, juga mengeluarkan aroma menyengat, hingga mengganggu warga di bantaran sungai. Pencemaran sungai juga mengakibatkan persediaan air layak pakai yang dikelola PDAM Kota Bekasi, terganggu.

“Kami minta rencana aksi Pemprov Jabar dilakukan secepatnya sebelum musim hujan tiba,” ujar Ketua KP2C, Puarman, Sekretariat KP2C, Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Rabu (25/9).

Lihat juga...