hut

IDI Banjarnegara Droping Air ke 44 Desa Kekeringan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BANJARNEGARA — Banyaknya desa yang mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan mengundang keprihatinan berbagai pihak, salah satunya Ikatan Dokter Indonesia cabang Banjarnegara. Untuk membantu mengatasi, IDI melakukan droping air pada 44 desa setempat.

Koordinator Pengabdian Profesi IDI cabang Banjarnegara, dr Jalu Trasnolo Bangun. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

“Kami dari IDI Banjarnegara sudah melakukan pemetaan awal dan setidaknya ada 44 desa yang membutuhkan air bersih. Total jumlah air bersih yang akan kita distribusikan sebanyak 225.000 liter dan akan dilakukan secara bertahap setiap harinya,” jelas dr Jalu, Sabtu (21/9/2019).

Droping air dilakukan sejak Jumat (20/9/2019) dan akan berlangsung hingga 15 hari ke depan. Setiap harinya, didistribusikan sekitar 15.000 liter air, disesuaikan dengan kapasitas kendaraan tangki air bersih dan waktu untuk melakukan droping air.

“Droping air ini merupakan salah satu kegiatan yang kami lakukan dalam rangka rangkaian HUT IDI ke-69,” tuturnya.

Dokter Jalu berharap, kegiatan droping air bersih ini, bermanfaat untuk masyarakat, mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital. Krisis yang dialami warga secara terus menerus, dalam jangka waktu tertentu, dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan.

Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara terus meluas. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, saat ini droping air sudah dilakukan pada 28 desa yang tersebar di 10 kecamatan. BPBD sendiri sudah melakukan dengan total ritase 637 tangki air bersih atau sebanyak 3.185.000 liter.

Sementara itu, selain melakukan droping air bersih, IDI Banjarnegara juga menggelar pengobatan gratis di Dusun Linggasari, Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang. Menurut panitia, dr Aida Fitriani, masyarakat sangat antusias untuk berobat, mengingat selama musim kemarau ini, sudah mulai banyak warga yang mengeluh mengalami gangguan kesehatan. Mulai dari radang tenggorokan, gatal-gatal dan penyakit lain.

Lihat juga...