IWO Bekasi Minta Pemkot Cabut Perwal 32

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diminta mencabut Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 32 Tahun 2019 tentang penyebarluasan informasi penyelenggaraan pemerintah di lingkungan Pemkot Bekasi, Jawa Barat.

“Perwal tersebut mengkotak-kotakkan profesi wartawan. Karena membatasi kerja, masa kalau wawancara pejabat Pemkot wartawan harus disertifikasi dulu,” ujar Iwan Nendy, Ketua IWO Bekasi dalam tasyakuran IWO Kota Bekasi ke-2, Sabtu (7/9/2019).

Iwan Nendy, Ketua IWO Kota Bekasi, memaparkan pemikiran soal Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 32 Tahun 2019 yang semestinya dicabut, Sabtu (7/9/2019) – Foto: Muhammad Amin

Perwal itu juga menjelaskan bahwa media online untuk kerjasama, Pemkot Bekasi berpatokan pada hasil survei alexa sebagai standarisasi. Hal tersebut tertuang dalam salah satu bab yang menjelaskan bahwa media online minimal telah dikunjungi sebanyak 60 ribu pengguna internet berdasarkan data web trafik alexa.

“Kenapa harus alexa? Padahal sangat mudah dipengaruhi, alexa itu berbasis komersiil dan sangat naif jika dijadikan patokan oleh Pemkot Bekasi,” sindirnya.

Dalam kesempatan itu Iwan menjelaskan bahwa Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi sudah memasuki usia kedua tahun 2019 keberadaannya dalam mengawal kemajuan Kota Bekasi.

Tasyakuran hari jadi IWO Bekasi ke-2 mengusung tema “Menyongsong Era Industri 4.0 Cepat Tepat Akurat”. IWO Kota Bekasi berharap seluruh SDM bisa mengembangkan ilmu jurnalistik dalam mendukung profesinya/

“Saya ibaratkan, IWO Kota Bekasi ini masih anak bayi, tertatih, tentunya masih mencari jati diri. Meski begitu saya, tetap akan buat pondasi untuk kemajuan IWO Kota Bekasi,” katanya.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa satu tahun pertama capaian IWO Kota Bekasi, terfokus pada legalitas organisasi, dan  semuanya sudah terlaksana. “IWO Kota Bekasi sekarang sudah terdaftar di Kesbangpol Bekasi,” tandasnya.

Selaku pimpinan, dia mengaku tetap fokus pada program-program yang akan dicanangkan oleh IWO ke depan. Salah satunya adalah pelatihan jurnalistik. Sehingga ke depan mampu mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang positif untuk membangun Kota Bekasi.

Ia juga berharap keberadaan IWO Kota Bekasi bisa bersinergi dengan pemerintah Kota Bekasi demi terwujudnya Kota Bekasi, maju, sejahtera, ihsan, cerdas dan kreatif.

Hadir Kasubag publikasi eksternal Humas Pemkot Bekasi, Indah Indri Hapsari, menyampaikan selamat dan berharap IWO Kota Bekasi bisa bersinergi. “Sebagai kontrol sosial, Pemkot siap dikritik asal kritik membangun dan beritanya juga berimbang,” ujarnya.

Tasyakuran IWO Kota Bekasi ke-2, dihelat dengan sederhana dan dihadiri berbagai kalangan yakni, Ketua PP Kota Bekasi Aries Budiman, Ketua TWUP4 Pemkot Bekasi Prof. Benny Tunggul, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing, Pengurus Pusat IWO dan rekan-rekan media di Kota Bekasi.

Sementara Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota, Tri Adhianto tidak hadir. Padahal sebelumnya sudah diinformasikan hadir dalam peringatan IWO ke-2 tersebut.

Lihat juga...