hut

Jalan Penghubung di Tanjung Tuha, Lampung Selatan Akhirnya Diperbaiki

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Harapan warga Tanjung Tuha, Bakauheni agar jalan penghubung sejumlah dusun di ujung Selatan pulau Sumatera tersebut diperbaiki akhirnya kesampaian.

Kholani, warga Dusun Pinang Gading, Desa Bakauheni menyebut, akses jalan penghubung di kawasan sebagian masih berupa jalan tanah berbatu. Kondisi akses jalan yang rusak menyulitkan distribusi hasil pertanian, tambak dan akses ke kawasan pariwisata.

Akses jalan sepanjang tujuh kilometer sebagian rusak, padahal kawasan Tanjung Tuha dikenal sebagai kawasan pariwisata, pertanian jagung, kelapa, pisang serta kawasan pertambakan udang vaname. Perbaikan jalan yang telah diusulkan bertahun-tahun, telah mulai dilakukan pada September ini. Hingga pertengahan bulan ini, alat berat dikerahkan untuk memperbaiki drainase. Material batu split yang akan dipergunakan untuk perbaikan sistem rigid beton juga telah didatangkan.

Sahroni,kepala desa Bakauheni Lampung Selatan- Foto Henk Widi

“Selama ini kendaraan yang akan mengangkut hasil pertanian terkendala akses jalan, sehingga menghambat waktu tempuh terutama saat musim penghujan jalan berlumpur sulit dilintasi dengan kendaraan roda dua,” tutur Kholani kepada Cendana News, Selasa (17/9/2019).

Akses jalan rusak berada di Dusun Pinang Gading hingga Dusun Sukarame Penobakan. Lokasi jalan yang berada di bawah perbukitan batu, rawan longsor. Saat hujan, jalan dipenuhi lumpur. Perbaikan jalan dilakukan bersama dengan perbaikan drainase agar air mengalir lancar. Peningkatan perekonomian masyarakat akan mudah dilakukan, ketika akses jalan mudah. Hal itu akan menambah efesiensi biaya dan waktu.

Kepala Desa Bakauheni, Sahroni, menyebut, usulan masyarakat sudah disetujui Pemkab Lampung Selatan. Usulan diajukan 2018 silam, untuk dianggarkan di APBD. “Usulan masyarakat baru bisa direalisasikan pada September ini dengan konstruksi jalan rigid beton,” ungkap Sahroni.

Lihat juga...