Jalan Tol Samarinda Menuju Bontang, Disiapkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN — Pembangunan jalan tol Balikpapan–Samarinda belum juga kelar, pemerintah sudah ancang-ancang proyek lanjutan.

Kali ini Kota Samarinda dan Kota Bontang yang akan disambung jalan berbayar. Upaya pembangunan tol Samarinda – Bontang diungkap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit.

“Trase lanjutan proyek jalan tol Samarinda—Bontang akan mulai ditenderkan tahun depan,” kata Danang Parikesit. Panjang jalan tol yang menghubungkan dua kota itu diperkirakan antara 95-99 km.

Tak berbeda jauh dengan tol Balikpapan-Samarinda. Lahan ruas jalan tol itu terdapat hutan lindung sekitar 17 km yang juga belum dialih -fungsikan.

Lebih lanjut, Danang Parikesit menyampaikan sejauh ini belum ada investor yang berminat sebagai pemrakarsa, meski rencana itu telah diumumkan ke investor. Karena jadwal tender semakin dekat.

“Bisa saja kami meninjau lebih dulu rencana itu sampai ada pihak yang mengajukan diri sebagai pemrakarsa,” ujarnya.

Pemrakarsa adalah badan usaha yang mengusulkan pembangunan ruas tol baru. Badan usaha tersebut akan memperoleh keuntungan apabila pemerintah menyetujui pelelangannya. Keuntungan tersebut antara lain mendapatkan hak untuk menawar kembali (right to match) dalam masa pelelangan.

Atau hak mendapatkan bonus seperti diskon nilai proyek dari penawar terendah, ataupun pembelian atas hak prakarsa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRTR) Kaltim, Taufik Fauzi, mengakui desain proyek jalan tol telah diterimanya. Sebagai tindak lanjut, akan ada proses pembebasan lahan seperti halnya Jalan Tol Balsam.

Selain itu, terdapat hutan lindung sekitar 17 Km yang juga harus dialih-fungsikan.

“Jalan Tol Samarinda-Bontang itu semoga menjadi program strategis nasional karena anggarannya mencapai Rp11 triliun,” bilang Taufik Fauzi, Jumat (13/9/2019). Untuk pembebasan lahan saja, diperlukan sekitar Rp 400 miliar.

Dengan keputusan pemindahan ibu kota negara baru, dia optimis banyak investor yang akan mendanai proyek tersebut. Namun sebelum memulai pelelangan, pemerintah harus mempertimbangkan hasil studi kelayakan terlebih dahulu.

Ruas Jalan Tol Samarinda—Bontang menjadi salah satu pipeline proyek kerjasama pemerintah badan usaha (KPBU) di Kalimantan Timur selain Jembatan Tol Balikpapan—Penajam Paser Utara.

Lihat juga...