hut

Jeruk Lemon Memiliki Prospek Menjanjikan di Purbalingga

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

PURBALINGGA — Jeruk lemon yang ditanam di Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga ternyata memiliki prospek yang menjanjikan. Dalam satu kali musim panen untuk 800 pohon bisa menghasilkan hingga 500 kilogram.

Salah satu petani jeruk lemon, Tulus Jatmiko. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

“Jeruk lemon ini prospeknya sangat bagus, harganya stabil dan peluang pasarnya masih sangat luas. Tanaman ini juga tidak mengenal musim, sehingga bisa panen sepanjang waktu,” kata Tulus Jatmiko, petani jeruk lemon di desa setempat, Senin (16/9/2019).

Jatmiko sudah selama dua tahun terakhir ini menekuni tanaman jeruk lemon dan ia sudah mulai memetik hasilnya. Saat ini, ia sudah menanam 800 lebih pohon jeruk lemon di ladangnya.

Terkait pemeliharaan tanaman jeruk lemon ini, Jatmiko bertutur, mulai masa tanam hingga muncul buah, kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun. Setelah buah pertama dipetik, maka selanjutnya akan muncul bunga, kemudian buah dan seterusnya. Setelah buah berusia sekitar 10 hari, sudah bisa dipetik.

“Untuk satu kali panen, hasilnya sekitar 480 kilogram hingga 500 kilogram,” tuturnya.

Jeruk lemon yang ditanam Jatmiko merupakan jenis meyer yang rasanya lebih segar, karena kandungan airnya jauh lebih banyak dibanding jenis lainnya. Warna jeruk hijau segar dan mempunyai daya tahan cukup bagus, pasca dipetik.

Hanya saja, saat musim kemarau seperti sekarang ini, ada hama yang menyerang, berupa bercak hijau pada batang tanaman. Untuk mengantisipasi, Jatmiko mengecat seluruh batang pohon dengan bubuk khusus.

Sementara itu, untuk pemasaran, Jatmiko masih mengandalkan pasar lokal serta media sosial. Ia belum mampu untuk memasok luar kota, sebab stok panennya masih sangat terbatas.

“Permintaan jeruk lemon sebenarnya sangat banyak, tetapi saya belum bisa merambah pasar yang lebih luas lagi, karena stoknya memang masih terbatas,” katanya.

Di kebun jeruk lemon miliknya, Jatmiko mempekerjakan dua orang pekerja yang bertugas untuk merawat dan memetik jeruk lemon setiap harinya. Sebab, tanaman jeruk lemon yang tengah dibudidayakannya membutuhkan perawatan yang intensif guna menghasilkan buah yang maksimal.

“Masing-masing pohon diberi pagar pembatas agar semua pohon mendapatkan sinar matahari yang cukup, kemudian pohon jeruk lemon yang sudah berbuah diikat dengan tali yang diikatkan pada pagar untuk menghindari batang pohon agar tidak mudah patah,” pungkasnya.

Lihat juga...