hut

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Diharapkan Satu Pekan Selesai

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Keterlambatan dan pembatalan penerbangan yang terjadi pada beberapa penerbangan di sejumlah  bandara diperkirakan selesai pada 1-2 pekan mendatang.

Mengingat berbagai upaya terus dilakukan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah yang ada di Kalimantan.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan, masih terjadi keterlambatan bahkan pembatalan penerbangan di Bandara Supadio Pontianak.

”Masih banyak yang batal di sana, ” katanya usai kegiatan FGD menggali potensi konektivitas ibukota baru yang dihadiri Gubernur Kaltim Isran Noor, jajaran Kementerian Perhubungan di ruang Serbaguna Kompleks Kantor AP I Balikpapan, Kamis (19/9/2019) sore.

Menurutnya pada kepekatan tertentu kabut asap yang menyelimuti udara termasuk kawasan bandara akan mengganggu penerbangan yang akhirnya bandara harus ditutup. Meskipun masing-masing bandara memiliki alat penuntun bagi pesawat.

“Batas kepekatan asap kalau sudah menyelimuti bandara nggak mungkin lagi, ya kalau ada teknologi pasti mahal,” bilang Budi Karya.

Ketika ditanya kapan gangguan penerbangan akibat kabut asap akan berakhir, Budi Karya menyebutkan bergantung pada lahan yang terbakar.

“Tapi kalau melihat bapak presiden sampai turun dan sebagainya kita harapkan seminggu dua minggu ini selesai,” harapnya.

Di tempat yang sama Isran Noor mengatakan, dalam beberapa hari terakhir kabut asap di Kaltim menurun. Bahkan di Samarinda sudah bisa dilakukan penerbangan dan landing.

“Kalau dari Berau yang kena banyak asapnya, jadi ya banyak penerbangan yang terganggu. Samarinda sudah berkurang,” tandasnya.

Menyikapi kabut asap yang terjadi selama satu pekan lebih di Kota Balikpapan, Pemerintah Kota Balikpapan mengeluarkan beberapa imbauan.

Imbauan tersebut mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana kebakaran, melaporkan hal-hal yang berpotensi menimbulkan bencana kepada instansi terdekat atau menghubungi call center 113.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menghemat penggunaan air di musim kemarau yang sedang berlangsung dan memeriksa instalasi listrik serta penggunaan kompor sebelum meninggalkan rumah.

Lihat juga...