hut

Kampung Homestay Damandiri, Miliki Tambahan Empat Unit Homestay Baru

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Keberadaan Kampung Homestay Damandiri terbukti mampu menjadi motor penggerak pengembangan usaha berbasis pariwisata di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Sejak dirintis tahun 2017 lalu, program pemberdayaan yang diprakarsai Yayasan Damandiri ini, kini telah mampu menumbuhkan usaha-usaha baru di bidang penyewaan homestay yang dilakukan oleh warga.

Hal itu terlihat dari semakin banyaknya usaha homestay bermunculan di desa yang terletak persis di sebelah barat kawasan wisata Candi Prambanan Yogyakarta. Saat ini tercatat ada belasan homestay dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Sebagian diantaranya bahkan telah menyatakan bergabung dengan Koperasi Tamanmartani Sejahtera selaku pengelola Kampung Homestay Damandiri.

Manajer Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, saat dijumpai Cendana News di ruang kerjanya, Sabtu (7/9/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Ada 4 homestay swadaya milik warga yang saat ini bergabung dengan koperasi. Tersebar di 4 dusun yakni dusun Karangmojo, Keniten, Kenaci dan dusun Dalem. Total ada sebanyak 15 kamar,” kata Manajer Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, Sabtu (7/9/2019).

Maimunah mengatakan, dari 4 homestay yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat itu, mayoritas merupakan rumah hunian milik warga yang tidak dihuni. Mereka kemudian memilih menyewakannya karena termotivasi dengan keberadaan Kampung Homestay Damandiri.

“Mereka tertarik bergabung karena melihat homestay Damandiri selalu ramai oleh tamu. Karena memang di Kampung Homestay Damandiri, koperasilah yang mencarikan tamu. Jadi pemilik homestay tidak perlu susah-susah mencari tamu. Tamu akan datang sendiri,” katanya.

Bergabung dengan Koperasi Tamanmartani Sejahtera, sejumlah homestay yang dibangun swadaya oleh masyarakat itu pun harus menyamakan tarif kamar dengan homestay yang telah ada sebelumnya. Mereka juga wajib memberikan fee pada koperasi yakni sebesar 25 persen.

“Walaupun bangunan mereka lebih bagus, tapi tarifnya tetap kita samakan dengan homestay-homestay di Kampung Homestay Damandiri. Ini agar ada standar tarif. Dengan begitu semua homestay bisa mendapatkan tamu, secara merata,” katanya.

Dengan tambahan 4 homestay yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat itu, kini Kampung Homestay Damandiri memiki total sebanyak 16 homestay. Yakni dengan jumlah kamar mencapai sekitar 40 kamar. Sebagian homestay telah memiliki sejumlah fasilitas memadai seperti kamar mandi dalam, ruang ber-AC hingga dapur.

“Adanya tambahan homestay ini tentu akan semakin mengukuhkan keberadaan Kampung Homestay di desa Tamanmartani. Sehingga semakin banyak jumlah tamu wisatawan yang menginap, otomatis kesejahteraan warga desa juga akan semakin meningkat,” katanya.

Sebagaimana diketahui, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, Yayasan Damandiri memprakarsai pendirian Kampung Homestay Damandiri di desa Tamanmartani sejak tahun 2017 lalu. Sebanyak 12 rumah warga dibedah dan direnovasi menjadi homestay.

Selain dilatih di bidang kepariwisataan, warga juga dibantu dalam hal pemasaran melalui Koperasi Tamanmartani Sejahtera. Tak hanya itu warga juga diberikan suntikan modal untuk pengembangan usaha homestay mereka melalui pinjaman usaha koperasi.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!