hut

Keindahan Pariwisata Pesisir Selatan Diperkenalkan di Berbagai Momen

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PESISIR SELATAN – Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, yang dikenal sebagai daerah Sejuta Pesona, melakukan berbagai upaya untuk mengeksplorasi keindahan alamnya. Tak luput dari momen ajang bertaraf, lokal, nasional, dan bahkan internasional, turut jadi momen promosi.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo, bahwa daerahnya berkomitmen menggencarkan promosi pariwisata, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus investasi sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo, memaparkan kebijakan pengembangan pariwisata di Pesisir Selatan, Minggu (22/9/2019) – Foto: Istimewa

Dalam hal ini menurutnya, berbagai ajang pameran dibuka setiap tahun, baik tingkat provinsi maupun nasional yang memberikan kesempatan bagi daerah untuk mempromosikan potensi daerahnya.

“Dari pameran ini juga dapat dijadikan sebagai bahan informasi dan evaluasi bagi Pemerintah Daerah tentang bagaimana kita dapat mendorong kemampuan daerah untuk memenangkan persaingan di pasar lokal, nasional, maupun di tingkat internasional,” ujarnya, Minggu (22/9/2019).

Dikatakannya, berbagai ajang pameran yang diikuti Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan baik tingkat provinsi maupun nasional diharapkan dapat menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan daerah, dan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan investasi, terutama di sektor pariwisata.

“Kita butuh investasi dari pihak swasta baik dalam maupun luar negeri untuk pengembangan berbagai potensi unggulan daerah, terutama sektor pariwisata. Karena, daerah kita kaya akan potensi wisata yang bisa menjadi magnet bagi pengunjung seperti halnya Kawasan Wisata Bahari Mandeh,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, berbagai ajang pameran yang diikuti Kabupaten Pesisir Selatan selama ini menampilkan beberapa potensi pariwisata. Antara lain, objek wisata Kawasan Mandeh, Pantai Carocok Painan, Bukit Langkisau dan pulau-pulau yang berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata.

Lebih lanjut dikatakan, pengembangan potensi wisata menjadi skala prioritas pemerintah daerah. Beberapa potensi wisata yang terus dikembangkan adalah Kawasan Wisata Bahari Mandeh, Pantai Carocok Painan, Bukit Langkisau, Pantai Sago, Air Terjun Timbulun dan lainnya.

Cara lain yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, yakni dengan cara mengembangkan objek wisata berbasis budaya lokal. Langkah tersebut diambil untuk mengatasi kejenuhan wisatawan terhadap objek wisata di wilayah tersebut.

Hadi Susilo menjelaskan saat ini beberapa objek wisata yang mengandalkan wisata alam dan swafoto berlatarbelakang pemandangan mampu meningkatkan jumlah wisatawan.

Menurutnya wisata berbasis panorama alam masih menjadi ikon tetapi akan dikolaborasikan dengan budaya lokal. Berdasarkan analisis, wisatawan mancanegara lebih tertarik dengan wisata berbasis budaya.

“Misalnya, semua kegiatan wisata di Kawasan Mandeh dilanjutkan ke kawasan wisata lainnya termasuk kawasan wisata budaya seperti Rumah Gadang Mandeh Rubiah di Lunang,” ujarnya

Dia mengatakan pariwisata yang hanya mengandalkan panorama keindahan alam kompetitif artinya pada saat tertentu akan terkena imbas oleh waktu dan bersaing dengan daerah lain yang mengembangkan hal  sama.

“Pariwisata yang berkelanjutan dan ke depan bisa menjadi andalan kami yakni pariwisata yang berbasis budaya,” katanya.

Menurut dia, pariwisata yang berbasis budaya akan menarik karena tidak lekang oleh waktu. Wisatawan baik lokal maupun mancanegara akan lebih tertarik pada wisata berbasis budaya daripada wisata yang berbasis murni panorama.

“Kalau wisata murni mengandalkan panorama alam, semua orang bisa menciptakan. Wisata Pessel harus berbasis budaya supaya memiliki nilai lebih,” katanya.

Lihat juga...