hut

Kepulauan Mentawai Rawan Menjadi Pintu Masuk Narkoba ke Sumbar

Editor: Mahadeva

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dan Kepala Kesbangpol Sumatera Barat, Nazwir, dalam acara sosialisasi Perda No.9/2018, tentang Fasilitasi Pencegahan, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya (Napza), Senin (16/09/2019) - Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Kabupaten Kepulauan Mentawai, sebagai satu-satunya daerah kepulauan di Provinsi Sumatera Barat mendapat perhatian penuh dalam hal pemberatasan narkoba. Kepulauan Mentawai, dikhawatirkan menjadi pintu masuk peredaran narkoba ke Sumatera Barat. Utamanya pengedaran yang menggunakan jalur laut.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, berbagai pihak, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian, telah berupaya melakukan pemberantasan narkoba ke bumi Minangkabau. Dan satu pintu yang perlu diwaspadai sebagai jalur masuk adalah jalur laut. Nasrul menyebut, untuk pengawasan jalur laut perlu memiliki kapal cepat. Tapi sampai saat ini, pengajuan ke pemerintah pusat  belum juga disetujui.

Saya yakin, jalur laut bisa jadi pintu pengedaran narkoba di Sumatera Barat ini, karena kalau di jalur darat, BNN dan pihak kepolisian sudah sangat bagus dalam mengantisipasi masuknya narkoba ke Sumatera Barat. Kita di pemerintah tentu menginginkan agar celah-celah pintu masuk itu, bisa di awasi,” tegasnya, dalam cara sosialisasi Perda No.9/2018, tentang Fasilitasi Pencegahan, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya (Napza) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatera Barat, Senin (16/09/2019).

Pemprov Sumbar disebut Nasrul, sudah berkoordinasi dengan Pemkab Kepulauan Mentawai. Utamanya, dalam upaya pengawasan kawasan pantai barat.

Kepala Kesbangpol Sumatera Barat, Nazwir, mengatakan, saat ini peredaran narkoba di Sumatera Barat bisa dikatakan sudah masuk katagori mengkhawatirkan. Merujuk data BOS di 2016, daerah Sumatera Barat menduduki peringkat ke-13 di Indonesia untuk peredaran narkoba.  “Jadi penyalahgunaan Napza tidak hanya akan berdampak bagi individu pemakainya saja, melainkan juga akan melahirkan dampak sosial yang lebih luas. Lingkungan, keluarga, dan masa depan pribadi,” jelasnya.

Kesbangpol berperan untuk menyampaikan kepada masyarakat, tentang bahaya narkoba. Apabila narkoba dibiarkan saja, maka situasi daerah maupun suatu negara bakal tidak terkendali.

Lihat juga...