hut

Konsep Rumahan Yayasan Sekata, Bantu Rehabilitasi Korban Narkoba

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Tawarkan konsep rehabilitasi rumahan, Yayasan Selamatkan Anak Kita (Sekata) di Balikpapan rawat warga penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkoba.

Sedikitnya ada 47 orang rawat jalan dan 18 orang sudah jalani rawat inap yang ditangani oleh yayasan Sekata sepanjang tahun 2019.

Yayasan Sekata hadir di Kelurahan Damai, Kota Balikpapan sejak tahun 2019. Rehabilitasi dilakukan dengan berbagai aktivitas rumahan yang dimulai pada pagi hari hingga malam hari.

“Dalam perawatan atau rehabilitasi ini dilakukan dengan tidak mematok harga. Kita juga melihat kondisi keluarga. Kalau keluarga itu tidak mampu maka kami tidak mengenal biaya,” kata Rabin Subhananta selaku General Director dan Founder Sekata, saat dijumpai dalam kegiatan kunjungan kerja Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak,  Jumat (20/9/2019) sore.

Adapun program yang diberikan yaitu kegiatan yang bersifat aktif sesuai skill para anggota yayasan. “Di Balikpapan ada 5 konselor dan konseling dilakukan dengan bergantian. Mereka yang ada di sini diajak beraktivitas seakan merasakan rumah sendiri, dan tidak ada jarak di antara konseling dan yang dikonseling,” tandasnya.

Sedangkan usia termuda untuk warga yang dikonseling adalah berusia 10 tahun dan kini masih bersekolah.

“Jadi kalau mereka bersekolah kita antar kemudian beraktivitas sesuai agenda di yayasan. Seperti beribadah salat, doa pagi, morning breafing, seminar sekolah dan lainnya. Rata-rata mereka sangat enjoy dengan konsep yang ditawarkan,” sambung Indra Latif, Ketua Cabang Yayasan Sekata.

Yayasan Sekata juga tidak pernah lepas dengan koordinasi antara BNN di setiap wilayah kerjanya maupun dengan instansi pemerintahan lainnya. Untuk diketahui yayasan Sekata bukan hanya di Balikpapan, tapi juga ada di Kota Samarinda, Tarakan dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Balikpapan, Esti Santi Pratiwi, mengapresiasi kehadiran yayasan Sekata karena sangat membantu. Apalagi belum lama ini ada anak di bawah umur yang ditemukan menggunakan narkoba karena dipaksa pengedar.

“Karena kalau ditaruh di tempat seharusnya usianya pada dewasa sehingga yayasan Sekata mau menampungnya,” imbuhnya.

Lihat juga...