hut

Kualitas Udara di Sumbar Memburuk, 12 Ribu Masker Dibagikan

PADANG – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah daerah di Sumatera Barat hingga hari ini, berdampak kepada kualitas udara di daerah tersebut. Kini, status kualitas udara dinyatakan tidak sehat. Untuk mengatisipasi dampak terhadap kesehatan, Pemprov Sumatera Barat, membagikan ribuan masker kepada pengendara yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Padang.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, hasil pengukuran udara dibeberapa titik menyatakan, kualitas udara di beberapa wilayah di Sumatera Barat, dalam kondisi tidak sehat. Hal itu dikarenakan, dampak dari kebakaran lahan yang terjadi di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Status kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktifitas di luar ruangan. Cara tersebut dinilai cukup bagus untuk meminimalisir dampak terhadap kesehatan.

“Semakin hari, kabut semakin tebal di Sumatera Barat ini, seperti halnya di Kota Padang, jarak pandang diperkirakan hanya satu kilometer. Padahal hari-hari sebelumnya, masih belum begitu parah. Makanya hari ini kita membagikan 12 ribu makset kepada masyarakat,” katanya, Jumat (13/09/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Merry Yuliesday, mengatakan, kabut asap berdampak pada kesehatan. Untuk membantu mengurasi risikonya, diharapkan dapat mengkonsumsi air putih dan menggunakan masker saat berada di luar ruangan.

Dampak kesehatan yang bisa dialami diantaranya, Infeksi Saluran Pernafasan  atau ISPA, Asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Penyakit Jantung, dan Iritasi.  “Kalau yang berada di rumah, sebenarnya juga bisa melaukan menutup jendela dan pintu rapat-rapat. Karena apabila status kualitas udara berada tidak sehat, kabut asap bisa saja masuk ke rumah, dan mengancam kesehatan,” sebutnya.

Hal lain yang harus dilakukan adalah, mencuci tangan dan wajah sesudah beraktivitas di luar ruangan. Kondisi seperti itu, biasanya untuk kawasan yang terdampak kabut asap status mengkhawatir kualitas udaranya. “Jadi bagi masyarakat yang berada di luar ruangan, maka tubuh kamu terpapar oleh partikel debu yang terbawa oleh kabut asap. Jika dibiarkan maka kulit dapat mengalami gangguan kesehatan. Sebaiknya cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan,” pungkasnya.

Lihat juga...