hut

Kurangi Limbah Plastik, Pemkab Probolinggo Bagikan Tas Daur Ulang

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur membagikan sebanyak 200 tas daur ulang kepada produsen untuk diteruskan kepada konsumen sebagai upaya untuk mengurangi limbah plastik di wilayah setempat.

Ratusan tas daur ulang tersebut dibagikan Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan car free day di sepanjang Jalan Imam Bonjol Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Minggu.

“Kami juga mengkampanyekan pengurangan sampah plastik dengan membagi tas belanja kain yang nanti harapannya bisa dimanfaatkan masyarakat saat berbelanja,” katanya.

Ia menambahkan pihaknya sudah mengeluarkan SK Bupati Probolinggo dan instruksi Bupati Probolinggo terkait kampanye dan instruksi pengurangan sampah plastik tersebut.

“Hal itu akan terus didengungkan bersama dan harapannya masyarakat mempunyai kesadaran penuh untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, sehingga secara tidak langsung tidak menerima akibat dari menumpuknya sampah plastik dan secara perlahan sampah yang sulit terurai itu akan menjadi permasalahan,” terangnya.

Berdasarkan data dari WHO terkait adanya kontaminasi mikroplastik yang mengkontaminasi minuman-minuman kemasan dan secara langsung itu tidak dirasakan, namun diprediksi 5 hingga 10 tahun lagi pasti juga memberikan efek pada tubuh manusia dan hal itu sesuatu yang sangat krusial, sehingga diharapkan semua pihak bersama-sama untuk mengurangi sampah plastik.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Probolinggo, ASN (Aparatur Sipil Negara) dan perusahan-perusahaan untuk bersama-sama mewariskan lingkungan yang lebih nyaman dan lebih aman bagi diri sendiri serta utamanya bagi anak-anak dengan lebih bijak menggunakan plastik,” ujarnya.

Tantriana mengatakan kampanye tersebut sebagai upaya untuk mendukung komitmen dari Pemkab Probolinggo untuk terus berikhtiar mengurangi limbah plastik di wilayah setempat.

Ia mengemukakan kegiatan itu dilakukan produsen untuk diteruskan pada konsumen sehingga menjadi pembelajaran bersama dalam hal mengurangi limbah plastik di Kabupaten Probolinggo. (Ant)

Lihat juga...