hut

Lawan Narkoba, DPRD Apresiasi Keseriusan Bupati Gorontalo Utara

GORONTALO  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, menilai, Bupati Indra Yasin sangat serius memerangi narkoba.

“Kami melihat keseriusan beliau terhadap upaya memerangi narkoba di daerah ini,” ujar Wakil Ketua DPRD sementara, dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Roni Imran, di Gorontalo, Minggu.

Keseriusan Bupati memerangi narkoba, katanya, nampak jelas di setiap agenda pemerintahan, sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang diikuti.

“Dimana-mana, beliau (bupati, red) menggaungkan imbauannya kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama memerangi narkoba, bahkan beberapa kebijakan dilakukan dalam upaya memerangi narkoba, seperti tes urine yang diwajibkan kepada seluruh pejabat yang akan mendapat promosi jabatan, juga berlaku kepada seluruh aparatur dari kabupaten hingga desa,” katanya.

Bupati juga memerintahkan Dinas Pendidikan setempat, mengeluarkan imbauan ke seluruh sekolah untuk melakukan pemeriksaan isi tas bagi seluruh siswa untuk mengantisipasi masuk dan beredarnya narkoba di lingkungan sekolah.

“Ini adalah bentuk komitmen yang tinggi dan patut didukung penuh agar daerah ini bebas narkoba,” ujar Roni.

Apresiasi yang sama disampaikan anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Rina Polapa. “Saya salut, dimana-mana pak Bupati selalu menyerukan kepada masyarakat untuk memerangi narkoba.”

Dalam satu acara di Kecamatan Atinggola di hadapan ribuan warga, Bupati mengawali sambutannya untuk meminta masyarakat memerangi narkoba.

“Kami selaku anggota DPRD pun memberikan dukungan penuh terhadap komitmen dan kerja keras tersebut,” ucap Rina.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin mengaku, pemerintah daerah memberi perhatian yang tinggi terhadap upaya memerangi narkoba, apalagi pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten menyebut, ada 1.000 pengguna narkoba di daerah ini.

“Saya sangat prihatin dengan data itu, dan tidak ingin penggunanya didominasi anak sekolah,” ujar Bupati.

Berbagai upaya, kata dia, akan dilakukan pemerintah daerah untuk memerangi narkoba, di antaranya melakukan pemeriksaan melalui tes urine di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk aparat desa, tidak terkecuali para guru dan honorer daerah. (Ant)

Lihat juga...