hut

Luis Suarez Tertarik Kembali ke Liverpool

Editor: Mahadeva

Luis Suarez (kiri) mulai berpikir untuk hengkang dari Camp Nou. Foto: @FCBarcelona  / Sodik

KATALAN – Striker Barcelona, Luis Suarez, dikabarkan tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk meninggalkan klub. Dan Liverpool, klub lamanya disebut-sebut menjadi pilihan utama, jika Dia benar-benar hengkang dari Camp Nou.

Juara bertahan La Liga mengawali musim kompetisi 2019-2020 dengan catatan buruk. Blaugrana hanya meraih tiga kemenangan, dari tujuh laga di semua kompetisi musim ini. Di liga domestik, Blaugrana hanya menempati urutan enam klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.

Suarez yang sempat dielu-elukan fans berat Blaugrana saat mengisi trisula maut raksasa Katalan bersama Neymar dan Lionel Messi, kini justru jarang tampil. Bersama Messi, Suarez yang sempat menyandang julukan El Pistolero, banyak menepi akibat cedera.

Suarez, juga tidak mendapat sambutan hangat dari supporter, saat Dia kembali sebagai pemain pengganti kala Barcelona mengalahkan Villarreal, Selasa (24/9/2019) lalu. suporter mengolok bintang asal Uruguay ini dengan bersiul. Laporan di Spanyol menyebut, situasi ini membuat Suarez semakin tidak nyaman di Camp Nou. Ia pun mulai berpikir mengenai kemungkinan hengkang dari juara bertahan La Liga tersebut.

Laporan lain menyebut, The Reds yang sebelumnya menjadi klub yang dibela Suarez, berpotensi menjadi tujuan dari kepergian El Pistolero. Klub asuhan Jurgen Klopp juga diperkirakan bakal membuka pintu bagi kembalinya mantan top skorer mereka yang kini sudah berusia 32 tahun tersebut. Bila benar-benar hengkang, Suarez dapat ditebus dengan mahar 44,4 juta pound dengan sisa kontrak di Camp Nou hingga musim 2021. Di Anfield, homebase Liverpool, Suarez dapat memperkuat barisan penyerang tim Merseyside yang saat ini sudah diisi Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane.

Bagi publik Anfield, Suarez tentu tak bisa dilupakan. Selama berkostum merah milik Liverpool selama 3,5 tahun, Suares menyumbangkan 82 gol dari 133 pertandingan. Di saat yang sama, kontroversi mengikuti sang pemain, akibat perilaku tidak sportif yang dilakukan dengan menggigit pemain lawan.

Aksi itu tidak hanya dilakukan sekali dan di satu kompetisi saja, melainkan beberapa kali di kompetisi berbeda pula. Pada 2010, Suarez yang masih berkostum Ajax Amsterdam menggigit pemain PSV Eindhoven, Otman Bakkal. Pemain Chelsea, Branislav Ivanovic, menjadi korban berikutnya di Liga Primer musim 2012/13. Kemudian pada Piala Dunia 2014 di Brasil, giliran pemain Timnas Italia, Giorgio Chiellini, yang menjadi korban Suarez. Beruntung wasit tidak melihat insiden memalukan itu.

Lihat juga...