hut

Malaysia Tidak Bisa Provokasi Beijing di Laut Cina Selatan

Mahathir Mohamad diambil sumpahnya sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-7 oleh Sultan Muhammad V di istana di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (10/5/2018) - Foto Ant

KUALA LUMPUR – Malaysia tidak ingin mengambil sikap kontroversial, terhadap Cina, terkait dengan Laut Cina Selatan yang diperselisihkan. Termasuk mengenai dugaan penganiayaan minoritas Muslim Uighur oleh Beijing.

Hal itu dikatakan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, Sabtu (28/9/2019). Mahathir menyebut, Malaysia terlalu kecil untuk menghadapi kekuatan utama di Asia itu. Bahkan kendati kapal-kapal Cina melakukan penelitian untuk minyak dan gas di perairannya di Laut Cina Selatan tanpa izin. “Kami lihat apa yang mereka lakukan, kami melaporkan apa yang mereka kerjakan, tetapi kami tidak mengejar kapal-kapal itu atau berusaha agresif,” kata Mahathir, Sabtu (28/9/2019).

Mahatir menyebut, negara-negara bagian Malaysia sudah ada dekat dengan Cina selama 2.000 tahun belakangan. “Kami tetap ada karena kami tahu bagaimana berperilaku. Kami tidak berusaha agresif karena kami tidak punya kapasitas, jadi kami gunakan cara-cara lain,” tambahnya.

Di masa lalu, Malaysia biasa mengirim ke Cina “bunga-bung emas dan perak setiap tahun. “Hal itu, sebagai simbol keberadaan kita secara praktis, baik, tunduk pada mereka,” tambahnya.

Bulan ini Cina dan Malaysia sepakat membentuk mekanisme dialog bersama untuk Laut Cina Selatan. Sementara hubungan antara kedua negara membaik. Cina merupakan mitra dagang terbesar Malaysia. Presiden Cina Xi Jinping, telah mengawasi sebuah rencana besar untuk memperbarui pasukannya ketika negara itu meningkatkan kehadirannya di Laut Cina Selatan dan di sekitar Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, menggetarkan saraf di sekitar kawasan dan di Washington.

Mahathir juga mengatakan, kekuatan Cina adalah alasan bagi mayoritas Muslim Malaysia tidak banyak bicara terhadap tuduhan penganiayaan oleh Bejing atas Muslim Uighur. “Anda jangan coba-coba dan melakukan sesuatu yang akan gagal, jadi lebih baik untuk menemukan cara-cara lain yang tidak terlalu keras untuk tidak terlalu memusuhi Cina, karena Cina bermanfaat bagi kita,” katanya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan, sedikitnya 1 juta orang etnis Uighur dan Muslim lain ditahan tempat-tempat khusus yang menurut Cina, sebagau pusat pelatihan vokasional. Hal itu untuk menghapus ekstrimisme dan memberikan orang-orang ketrampilan baru. (Ant)

Lihat juga...
escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin erotik film erotik film izle escort malatya escort malatya escort malatya escort malatya
escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin erotik film erotik film izle escort malatya escort malatya escort malatya escort malatya