hut

Memahami Pentingnya Vaksinasi Meningitis

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Mayoritas calon jemaah haji dan umroh mengambil vaksin meningitis hanya untuk mendapatkan kartu kuning sebagai salah satu syarat untuk dapat menunaikan ibadah haji dan umroh. Padahal, vaksin meningitis bukan hanya untuk calon haji dan umroh. Vaksin meningitis berfungsi untuk melindungi semua individu dari serangan penyakit meningitis.

Kepala Unit Pelayanan Vaksin RSUP Persahabatan dr. Irwin Tedja, SpPD-KKV menjelaskan bahwa vaksin meningitis diberikan untuk meminimalkan risiko penyakit meningitis.

“Penyakit meningitis ini sangat gampang menular, bisa melewati bersin, batuk maupun ciuman dengan orang yang terinfeksi. Sehingga sangat penting sekali. Jangan sampai, orang yang pergi haji atau umroh, pulang ke Indonesia dalam kondisi carrier meningitis, cium-cium anaknya. Akhirnya anaknya tertular meningitis,” kata dr. Irwin saat Edukasi Vaksin Meningitis di Auditorium DR Soepandi Moekajin RSUP Persahabatan Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri.

“Vaksin meningitis ini mengandung antigen, yaitu zat yang merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi dan melawan bakteri penyebab meningitis,” urai Irwin.

Ia menjelaskan bahwa vaksin meningitis ini memiliki kemampuan untuk melindungi dalam waktu dua tahun.

“Jadi harus diulang dalam interval dua tahun. Sifatnya tidak rutin. Dan biasanya kita berikan pada calon jemaah haji atau umroh. Tapi tidak tertutup kemungkinan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi untuk menjaga kesehatan dan meminimalkan risiko,” paparnya.

Vaksin ini juga dinyatakan aman untuk diberikan pada ibu hamil dan menyusui. “Tingkatkan kebutuhan akan vaksinasi ini, lebih tinggi dibandingkan potensi efek negatif pada ibu hamil. Sehingga ibu hamil dan menyusui juga boleh mendapatkan vaksinasi ini,” ujar Irwin.

Anak-anak diatas dua tahun pun, menurut Irwin, bisa mendapatkan vaksin ini.

“Saat ini di Indonesia sudah ada jenis vaksin untuk anak dengan umur minimal dua tahun. Kalau dibawah itu belum tersedia. Kalau ingin mendapatkan vaksin meningitis untuk anak dibawah umur dua tahun, harus mendapatkan dari negara yang sudah memiliki,” ujar Irwin lebih lanjut.

Dalam rangka memperoleh vaksinasi, Irwin menyebutkan, masyarakat harus mengetahui bagaimana dan cara mendapatkannya.

“Vaksin yang baik itu adalah vaksin yang kualitas dan mutunya terjamin. Artinya, harus memenuhi kualifikasi management cold chain yang baik. Dan dilakukan oleh dokter yang bersertifikat pelatihan vaksinologi,” papar Irwin.

Karena itu, Irwin menegaskan, sebaiknya vaksinasi dilakukan di pelayanan kesehatan yang memiliki kualifikasi dan sertifikasi.

“Masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait kualifikasi dan sertifikasi ini di website pelayanan kesehatan terkait. Biasanya, vaksinasi juga akan dilakukan di pelayanan kesehatan tersebut. Karena kualitas vaksin bisa menurun jika sudah berada diluar fasilitas dalam beberapa jam,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com