hut

Membantu Teroris, Kantor LSM di Nigeria Ditutup Militer

Sebuah kendaraan militer rusak di Kota Gudumbali setelah serangan oleh para anggota ISIS di Afrika Barat (ISWA), Nigeria, 11 September 2018. - foto Ant

ABUJA – Militer di bagian timur laut Nigeria memaksa Action Against Hunger, menutup kantornya di kawasan tersebut. Pemaksanaan dilakukan, karena militer menuduh LSM tersebut membantu kelompok teroris seperti Boko Haram dan ISIS.

Badan bantuan internasional itu mengatakan, pihaknya diperintah oleh para tentara untuk menutup kantor pusat mereka di Maiduguri, Negara Bagian Borno pada Rabu (18/9/2019). Kolonel Ado Isa, Wakil Direktur Humas Militer Nigeria menuturkan, Action Against Hunger telah diberi ultimatum beberapa kali. Hal itu dilakukan karena diketahui membantu dan bersekongkol dengan teroris. Hal itu dilakukan melalui pemberian pasokan makanan dan obat-obatan. “Walhasil, AAH dinyatakan sebagai persona (non) grata,” tandas Ado Isa.

Kelompok kemanusiaan tersebut, fokus menyediakan air, makanan dan perawatan kesehatan. Utamanya untuk sejumlah daerah yang dilanda konflik dan kelaparan. Mereka mendesak pihak yang berkompeten agar membiarkan mereka melanjutkan pekerjaannya. “Keputusan ini, yang tanpa pemberitahuan dan tanpa penjelasan apa pun, mengancam bantuan yang disalurkan oleh Action Against Hunger kepada orang-orang yang paling rentan di Negara Bagian Borno. Keputusan itu juga menghentikan, efek langsung, bantuan Action Against Hunger untuk jutaan orang di Maiduguri, Monguno dan Damasak,” kata kelompok itu dalam satu pernyataan.

Pada Juli, salah seorang anggota staf Action Against Hunger dan lima orang yang sedang bersamanya diculik oleh cabang ISIS di Afrika Barat. (Ant)

Lihat juga...