hut

Mendongeng Miliki Peran Penting Asah Kuriositas Anak

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kegiatan mendongeng menjadi cara untuk mengasah keingintahuan (kuriositas) anak. Apalagi masa anak-anak di bawah usia lima tahun yang umumnya belum bisa membaca namun baru sebatas melihat simbol dan gambar.

Melalui kegiatan mendongeng menjadi kegiatan merangsang kuriositas anak terhadap arti dan simbol yang dilihat.

Direktur Kreatif Komunitas Dongeng Dakocan, Iin Mutmainah, menyebut melalui dongeng anak diajarkan menceritakan sesuatu yang dilihat. Anak-anak yang pintar menceritakan apa yang dilihat memiliki sesuatu yang kongkret dan bisa diungkapkan dari abstraksi benda tersebut. Mengongkretkan sesuatu yang dilihat menjadi modal dasar literasi.

Iin Mutmainah, Direktur Kreatif Komunitas Dakocan di sela-sela kegiatan mendongeng bagi anak-anak pada peringatan hari aksara internasional, Minggu (8/9/2019) – Foto: Henk Widi

Pesan yang ingin disampaikan oleh anak tidak hanya diungkapkan dalam simbol, gambar. Secara khusus dongeng memiliki peran memfasilitasi kuriositas anak yang diwujudkan dalam kegiatan bercerita atau mendongeng.

Sebab anak yang belum bisa membaca namun melihat simbol, gambar bisa mengasah kemampuan berpikir.

“Saat melihat sebuah gambar, peristiwa maka anak sejak usia dini mampu menganalisa hal-hal yang dilihat, memiliki nalar yang lebih sehingga tidak langsung menerima sesuatu tanpa mencari sumber yang jelas,” ungkap Iin Mutmainah saat ditemui Cendana News pada peringatan hari aksara internasional di Penengahan, Minggu (8/9/2019)

Kegiatan mencari sumber yang jelas menurutnya menjadi salah satu tujuan literasi. Mendongeng menjadi sebuah jembatan bagi anak-anak untuk memahami arti literasi dan hidup bersama literasi.

Sebab pemahaman literasi bagi anak-anak disebutnya tidak harus melalui kegiatan membaca melainkan memahami simbol dan gambar. Selanjutnya saat sudah bisa membaca maka kuriositas akan terus diasah.

Sebagai sebuah komunitas mendongeng, Iin Mutmainah menyebut ikut berupaya menularkan budaya literasi. Kegiatan mendongeng menurutnya menjadi cara memperkenalkan nilai-nilai positif bagi anak.

Sejumlah dongeng yang diceritakan merupakan dongeng binatang (fabel) yang memiliki nilai positif bagi kehidupan anak-anak.

“Mendongeng menjadi cara literasi menumbuhkan kuriositas, menumbuhkan sisi kognitif anak dengan mengaitkan kisah fabel dengan kehidupan sehari-hari yang masih sulit diajarkan dengan membaca,” tegas Iin Mutmainah.

Pada kegiatan mendongeng Iin Mutmainah yang mengoptimalkan instrumen musik dan peralatan mengajak anak-anak memahami pesan moral sebuah dongeng. Pada kegiatan mendongeng Hari Aksara Internasional (HAI) 2019 di balai Desa Pasuruan, Iin Mutmainah mendongeng tentang seekor kura-kura kecil yang tidak memiliki teman.

Melalui kisah seekor kura-kura kecil yang berusaha mencari teman, diajarkan sifat tidak kenal putus asa. Setelah melalui doa kepada Tuhan, perjuangan yang panjang dan sejumlah rintangan, kura-kura kecil tersebut akhirnya memiliki teman berkat jawaban dari Tuhan. Namun setelah berteman  dinamika anak kecil tersebut kerap bertengkar karena tidak sepaham.

“Dongeng kura-kura mengajak anak menyayangi teman-temannya, hal yang wajar bertengkar karena tahap belajar bersosialisasi tapi harus kembali saling memaafkan,” ungkap Iin Mutmainah.

Iin Mutmainah menyebut anak-anak usia TK, SD yang ada di Desa Pasuruan dan didampingi orangtua antusias mendengarkan dongeng. Melalui kegiatan mendongeng nilai moral bisa diajarkan kepada anak.

Ia juga mengajak para orangtua yang memiliki anak usia di bawah lima tahun bisa menyukai melihat buku bergambar. Sejumlah buku bergambar bisa merangsang tumbuh kembang anak sehingga rasa ingin tahu semakin tinggi.

Komunitas Dongeng Dakocan diakui Iin Mutmainah telah melakukan kegiatan di sejumlah kabupaten kota di Lampung. Selain itu sepanjang 2019 ia juga menyebut selain aktif di Lampung juga melakukan pendampingan anak-anak di Papua.

Bekerjasama dengan Binmas Noken Polri ia ikut terlibat mendampingi anak korban perang suku, anak di distrik yang jauh di pedalaman melalui kegiatan mendongeng.

Sekitar 150 anak mengikuti lomba mewarnai dan mendengar dongeng pada hari aksara internasional, Minggu 8 September 2019 di balai Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan – Foto: Henk Widi

Sugeng Hariyono, penggagas kegiatan HAI di balai desa Pasuruan menyebut memilih konsep berbeda pada tahun ini. Kegiatan hari aksara internasional atau hari literasi disebutnya dibuat melibatkan sekitar 150 lebih anak-anak usia TK hingga SD.

Kegiatan yang difasilitasi TK PGRI Pasuruan, SDN 1 Pasuruan dan didukung pemerintah Desa Pasuruan bertujuan menumbuhkan minat membaca.

“Meski literasi identik dengan membaca namun dari usia dini kegiatan mewarnai menjadi cara mengajarkan anak mencintai buku,” ungkap Sugeng Hariyono.

Melibatkan bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) desa tersebut, penggagas Motor Pustaka tersebut mengajak orangtua terlibat dalam minat baca. Secara khusus pada hari aksara Internasional 2019 Sugeng Hariyono mengajak anak mengenal aksara Lampung atau Had Lampung.

Pengenalan aksara daerah menjadi cara menumbuhkan kecintaan akan daerah yang ditinggali dengan kekayaan bahasa daerah yang ada.

Kegiatan hari aksara internasional disebut Sugeng Hariyono juga melibatkan komunitas dongeng dakocan. Melalui dongeng ia mengajak anak-anak bisa semakin mencintai budaya literasi bahkan bisa tertarik menjadi pendongeng.

Sebab melalui dongeng sejumlah pesan moral termasuk upaya meningkatkan budaya literasi bisa terus ditumbuhkembangkan.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com