hut

Mengenal Batik Unggulan Khas Daerah Pesisir Selatan Sumbar

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

PESISIR SELATAN — Kerajinan batik semakin berkembang di daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Tercatat daerah tersebut memiliki corak unggulan, yakni Tanah liek, Loempo, dan Mandeh Rubiah.

“Kita di Dekranasda terus memperhatikan perkembangan kerajinan batik di Pesisir Selatan. Salah satu bukti nyata yang kita lakukan itu ialah membuat perkampungan baik. Selanjutnya kita menargetkan Pesisir Selatan menjadi sentral di Sumatera Barat,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pesisir Selatan, Lisda Rawda, Selasa (03/09/2019).

Batik Tanah Liek memiliki corak dari Rumah Gadang, dan juga terinspirasi dari motif kuno kuda laut dan burung hong, serta juga ada motif Minang dari ukiran dan pakaian.

Sampai sekarang untuk pembuatan Batik Tanah Liek ini masih tradisional dan hal ini bisa dilihat di Kampung Batik yang ada di Lumpo. Butuh waktu berbulan – bulan untuk menghasilkan satu lembar kain. Kain dasar diproses dari benang sutra yang dipanen sendiri, dipintal, atau ditenun dengan mesin tenun sederhana.

Lain pula dengan Batik Mandeh Rubiah, yang berasal dari Kecamatan Lunang, batik tersebut salah satu menjadi produk andalan masyarakat Pesisir Selatan, agar kedepan dapat dikembangkan, guna mengakat perekonomian masyarakat.

Menurutnya, Batik Mande Rubiah memiliki motif cukup unik, dimana motifnya diambil dari ilemenasi kitab kuno yang ada di museum Mandeh Rubiah, Kecamatan Lunang.

Lisda berharap melalui keberadaan kampung batik itu, para wisatawan yang berkunjung bisa diajak melihat secara langsung aktivitas pengrajin saat membatik. Upaya tersebut, termasuk salah satu cara untuk mempromosikan Pesisir Selatan ke tingkat nasional bahkan internasional, disamping juga melalui kegiatan pameran dan berbagai lomba lainnya.

“Saya optimis melalui batik, potensi pariwisata Pesisir Selatan juga akan bisa semakin mendunia,” tegasnya.

Lihat juga...