hut

Meski Ditarget PNBP, Batan Utamakan Riset Iptek Nuklir

Editor: Mahadeva

Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Hendig Winarno saat ditemui di fasilitas reaktor GA Siwabessy Batan Serpong, Rabu (11/9/2019) - Foto Ranny Supusepa

JAKARTA – Fasilitas beam tube yang dimiliki oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) banyak digunakan untuk riset. Tidak hanya oleh peneliti dalam negeri, ada pula periset dari luar negeri yang memanfaatkannya.

Saat ini, pengoptimalan utilisasi fasilitas reaktor GA Siwabessy dan pemanfaatan produksi radioisotop dan radiofarmaka, merupakan target utama kegiatan dari Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Batan. “Kami ada target juga untuk PNBP, walaupun bukan menjadi fokus utama. Target PNBP dari Pendayagunaan Teknologi Nuklir itu Rp3,94 miliar tahun ini,” kata Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Hendig Winarno saat ditemui di fasilitas reaktor GA Siwabessy Batan Serpong, Rabu (11/9/2019).

Pemanfaatan sejumlah fasilitas milik Batan, tidak dikenakan tarif atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Kita punya fasilitas beam tube, yang dimanfaatkan untuk litbang oleh Peneliti BATAN, Perguruan Tinggi, bahkan Peneliti dari luar negeri, yang semuanya dilakukan dalam rangka memajukan iptek nuklir. Dan ini tidak kena tarif,” ujar Hendig.

Fasilitas untuk riset tersebut diantaranya, neutron scatteting, neutron radiography dan neutron activation analisis. Sementara, untuk pengoptimalan penerimaan PNBP, ada sejumlah scenario yang disiapkan. “Kami terus melakukan sosialisasi dan promosi penggunaan untuk radioisotop dan radiofarmaka dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi,” urainya menyebut skenario yang disiapkan.

Selain itu diharapkan PT Inuki dan PT Kimia Farma, lembaga yang berhak memproduksi inovasi Batan, untuk meningkat produksi. Sehingga pasar radioisotop dan radiofarmaka terus meningkat. Saat ini, Batan juga melakukan modifikasi posisi tempat mengiradiasi batu Topaz. “Ini kita lakukan agar lebih efisien. Jadi waktu tunggu batu topaz lebih pendek, agar dapat lebih banyak batu topaz yang dapat diiradiasi pertahunnya,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!