hut

Pelibatan Masyarakat Kunci Sukses Desa Mandiri Lestari

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Pelibatan seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu kunci kekuatan sekaligus keunggulan setiap program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan, yang dilakukan  Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari. 

Selain dapat memaksimalkan program bantuan yang diberikan, keterlibatan masyarakat sekitar, juga terbukti mampu menumbuhkan semangat, sekaligus rasa percaya diri warga dalam membangun serta memajukan desanya, agar lebih sejahtera dan mandiri.

Salah satu contoh keberhasilan pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam setiap program pemberdayaan itu, tercermin dalam pelaksanaan program lantainisasi Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari, Tamanmartani, Kalasan, Sleman.

Mulai berjalan sejak 2018, hingga detik ini tercatat sudah ada 189 unit rumah tak layak huni milik warga miskin di Desa Tamanmartani yang mendapatkan bantuan lantainisasi. Hebatnya, 90 persen dari realisasi program tersebut, mampu mengubah kondisi rumah warga dari semula berlantai tanah menjadi keramik.

“Sampai saat ini, sudah ada 189 rumah milik warga yang mendapatkan program laintainisasi. Terbagai dalam 3 tahap, yakni tahap pertama 59 penerima, tahap ke dua 79 penerima dan tahap ke tiga 51 penerima. Dari keseluruhan jumlah rumah penerima bantuan, 90 persennya berubah menjadi keramik,” ujar Manajer Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, baru-baru ini.

Maimunah menyebut, tingginya antusiasme warga desa untuk ikut terlibat dan berpartisipasi, menjadi kunci suksesnya program lantainisasi yang dicanangkan Yayasan Damandiri. Pasalnya, tak sedikit dari warga desa yang rela menyumbangkan tenaga maupun dana swadaya untuk mensukseskan program lantainisasi tersebut.

“Mayoritas bantuan bisa menjadi keramik karena memang swadaya masyarakat di desa Tamanmartani ini sangat tinggi. Warga secara bersama-sama, bergotong royong menjalankan program lantainisasi ini. Sehingga, dana yang semestinya untuk membiayai tukang, bisa dialihkan untuk membeli keramik,” ungkapnya.

Tak hanya itu, sejumlah warga miskin pemerima bantuan lantainisasi, juga tak jarang rela menyisihkan uang dari kantong masing-masing untuk membeli keramik. Sementara bantuan lantainisasi dari Yayasan Damandiri, berupa bahan material seperti pasir dan semen pun bisa dimaksimalkan.

Lihat juga...