hut

Pemkab Musi Banyuasin Akan Dalamkan Sumur Bor

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan, berjanji mengeruk sungai dan mendalamkan sejumlah sumur bor untuk mengatasi kekeringan yang melanda sejumlah kecamatan di daerah itu.

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex, mengatakan, langkah tersebut untuk menjamin kebutuhan air bersih untuk dikonsumsi dan pengairan di perkebunan dan pertanian.

“Kami sudah serap keinginan warga ini, dan akan segera direalisasikan,” kata dia, Minggu (22/9/2019).

Ia mengatakan, salah satu lokasi yang akan menjadi prioritas program itu, yakni Dusun VIII, Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat, karena warga setempat mengeluhkan kondisi kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.

Tak hanya kebutuhan air bersih, Dodi menilai desa tersebut perlu ditingkatkan infrastrukturnya, karena jalan penghubung antardesa terbilang tidak memadai.

“Saya berharap, pemerintah desa dapat memanfaatkan Alokasi Dana Desa dari APBD dan Dana Desa dari APBN untuk meningkatkan infrastruktur tersebut,” kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat Kabupaten Musi Banyuasin, Herman Mayori, mengatakan pada anggaran 2020 telah dialokasikan pembangunan dan peningkatan dua ruas jalan di Desa Tanjung Kerang, yakni dari Dusun III, Desa Langkap dan Jalan Pilip V Lais menuju Desa Tanjung Kerang.

“Untuk program perbaikan jalannya sudah masuk dalam anggaran 2020,” kata dia.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Randik, Firdaus L Dine, mengatakan penyediaan air bersih di Desa Tanjung Kerang selama ini memanfaatkan Embung Senja.

“Untuk kebutuhan sumur bor, kami akan koordinasi dengan kepala desa untuk menentukan lokasinya. Ini segera kami lakukan,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...