hut

Perhatian Pak Harto Terhadap Umat Islam Sangat Besar 

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Imam Masjid Agung At Tin, Ustad Mustaqfirin secara pribadi tidak mengenal dekat sosok Presiden kedua RI, Jenderal Besar HM Soeharto, pendiri masjid tersebut.

“Sebenarnya secara pribadi, saya tidak mengenal terlalu dekat dengan Beliau. Saya bertugas di Masjid Agung At Tin sejak 1999, dimana Pak Harto ketika itu sudah lengser,” ujar Ustad Mustaqfirin kepada Cendana News.

Namun demikian, Ustad Mustaqfirin mengaku sangat bangga dengan Pak Harto yang telah menorehkan ide dan pemikiran cemerlang, untukkemajuan bangsa dan negara Indonesia. “Saya rasa, Pak Harto yang begitu lama berkuasa telah berbuat banyak untuk negara ini. Bagaimana Beliau merubah dari Orde Lama (Orla) menjadi Orde Baru (Orba). Ini merupakan satu perubahan besar yang dilakukan oleh Pak Harto,  sehingga Indonesia menjadi berkembang pesat dari aspek pembangunan. Dan Beliau dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan,” ungkap Ustad Mustaqfirin.

Sebagai Imam Masjid Agung At Tin, sekaligus Wakil Ketua 2 Bidang Peribadatan dan Pendidikan, Mustaqfirin merasa bangga, karena keberadaan masjid tersebut memberikan sumbangsih kepada umat Islam. Keberadaan Masjid At Tin begitu besar konstribusinya bagi umat.

Bentuk perhatian Pak Harto kepada masyarakat Islam di Indonesia, di akhir-akhir masa hidupnya, Beliau membangun Masjid Agung At Tin, untuk kemaslahatan umat. Sesuai dengan misi dan visinya, memberikan oase spritual dan pencerahan intelektual.  Visi dan misi itu terus ditebarkan  di Masjid Agung At Tin secara berkepanjangan. Sehingga dalam kontek agama bisa dilihat kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh seseorang. Termasuk ketika orang tersebut sudah meninggal. Sepanjang kebaikan itu masih berlanjut atau sepanjang masjid ini masih dipakai untuk kegiatan ibadah pendidikan dan lainnya yang memberikan manfaat bagi umat, maka nilai positif dan pahala itu masih terus mengalir. “Maka semoga pahalanya terus mengalir kepada almarhum Pak Harto,” ucap Ustad Mustaqfirin.

Menyari Surat Yasin Mustaqfirin menyebut, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang sudah mati, dan kami mencatat semua apa yang mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan.  “Nah, bekas yang mereka tinggalkan itu adalah kebaikan-kebaikan yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Meskipun Beliau sudah meninggalkan kita sekalian. Saya rasa,  itu menjadi sebuah bukti perhatian Pak Harto terhadap umat Islam di Indonesia, sangat besar,” jelasnya.

Bahkan jauh sebelumnya, Pak Harto juga telah meresmikan bank syariah pertama, yaitu Bank Muamalat. “Saya dengar Bank Muamalat itu bank syariah pertama yang diresmikan di Istana Negara. Ini sesuatu yang fenomenal menurut saya, bagaimana Pak Harto  punya perhatian terhadap perbankan syariah,” tuturnya.

Kehadiran bank syariah pertama di Indonesia itu kemudian diikuti oleh perbankan lainnya. Bank konvensional juga kemudian mulai memiliki unit syariah atau bank syariah. Sehingga, tidak bisa dipungkiri, Pak Harto adalah sosok pendiri atau yang pertama kali menginisiasi adanya bank syariah di Indonesia.

Ini juga bagian dari kontribusi Pak Harto terhadap umat Islam di Indonesia. “Itu, yang kita sebut tadi adalah kebaikan-kebaikan Beliau. Semoga almarhum Pak Harto, diampuni dosa-dosanya dan diterima iman Islamnya, serta ditempatkan di Surga Allah SWT,” tandasnya.

Doa terbaik juga dipanjatkan Ustad Mustaqfirin, semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan bagi bangsa dan negara Indonesia. Sehingga segera bangkit, dan masyarakat Indonesia bisa menikmati perjalanan bangsa ini dengan tentram dan aman. Terkhusus untuk putra-putri almarhum Pak Harto, didoakan, semoga Allah SWT memberikan ketentraman dan kedamaian untuk meneruskan perjuangan almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto, membangun kesejahteraan rakyat Indonesia.

Lihat juga...