hut

Perpustakaan Keliling, Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

MALANG – Perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang mampu memberikan andil dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat, khususnya dari kalangan anak-anak, kata Pustakawan Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, Santoso Mahargono.

Ia mengatakan di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, bahwa minat anak-anak yang mampir ke perpustakaan keliling yang disebut Mobil Warta tersebut terbilang cukup tinggi.

“Perpustakaan keliling ini paling banyak dikunjungi pada hari Minggu, lebih dari 100 anak saat hari libur,” kata Santoso.

Santoso mengatakan, Mobil Warta tersebut sehari-hari beroperasi di Alun-Alun Kota Malang. Pada akhir pekan, armada perpustakaan keliling juga diterjunkan di Taman Merjosari, Kecamatan Lowokwaru.

“Dalam meningkatkan minat baca khususnya anak-anak, yang terutama adalah akses terhadap buku itu sendiri,” kata Santoso, yang juga Ketua Forum Komunikasi Taman Baca Masyarakat Malang Raya (FKTBM) itu.

Akses terhadap buku tersebut, ujar Santoso, merupakan salah satu kunci dalam upaya untuk meningkatkan minat baca. Hal itu dikarenakan, banyak anak yang sesungguhnya memiliki minat baca tinggi, namun terkendala akses terhadap buku itu sendiri.

“Selain itu, khususnya untuk kalangan menengah ke bawah, harga buku masih cukup mahal. Terlebih buku anak-anak,” ujar Santoso.

Pada masing-masing Mobil Warta, pihak Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang menyiapkan kurang lebih 1.000 buku. Dari total 1.000 buku tersebut, terbagi dari buku anak-anak dan buku untuk dewasa.

Meskipun kehadiran perpustakaan keliling tersebut lebih banyak diminati anak-anak, lanjut Santoso, tapi masih ada juga remaja yang mampir untuk melihat koleksi buku-buku dan membacanya.

Ke depan, untuk lebih memberikan daya tarik terhadap keberadaan Mobil Warta tersebut, pihak Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang akan menyiapkan pendongeng dan iringan musik.

“Peningkatan minat baca itu dimulai dari anak-anak, kuncinya di situ,” ujar Santoso. (Ant)

Lihat juga...