hut

Personel Satgas Pamtas RI-PNG Selamatkan Warga Melahirkan

MERAUKE – Anggota Satgas Pamtas RI-PNG yang tengah berjaga malam di pos kesehatan Pos Bupul 12, berhasil menyelamatkan proses persalinan seorang warga di Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG, Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad, Mayor Inf. Rizky Aditya, dalam rilis yang diterima Cendana News, Minggu (22/9), mengatakan, kejadian itu bermula pada Jumat (20/9) malam sekitar pukul 01.00 WIT, saat personel Pos Bupul 12 yang dipimpin oleh Komandan Pos, Letda Inf. Henri Mahendra, sedang melaksanakan jaga malam di pos.

Kemudian mendapat laporan dari salah seorang warga, Ridolop Kewamijae, bahwa istrinya membutuhkan pertolongan karena akan melahirkan.

“Menerima informasi itu, personel Kesehatan Pos Bupul 12 Praka Herman Yuniyanto dan tiga orang anggota segera menuju rumah warga tersebut untuk membantu proses persalinan,” kata Danstagas Rizky Aditya, di Pos Kotis Satgas, Distrik Elikobel, Merauke, Papua, Sabtu (21/9/2019).

Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad, bersama bayi pasangan suami istri Ridolop Kewamijae dan Serafia Uanjai, yang baru saja dilahirkan pad Jumat (20/9/2019) malam. –Foto: Lettu Inf. Asep Saepudin

Dengan kemampuan yang dimiliki, anggota kemudian segera membantu Ny. Serafia Uanjai (istri Ridolop Kewamijae) yang saat itu tengah berjuang melahirkan bayinya. “Proses persalinan berjalan lancar dan kondisi keduanya (ibu dan bayi) dalam keadaan sehat,” kata Dansatgas.

Sementara itu usai persalinan, Ridolop Kewaminae menyampaikan terima kasih atas bantuan persalinan yang diberikan oleh personel Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad dari Pos Bupul 12.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu persalinan istri saya, dan sebagai rasa bersyukur kami berharap kelak anak kami dapat menjadi berkat bagi orang lain dan menjadi anak yang berguna bagi agama, bangsa dan negara,” tuturnya.

Dansatgas mengatakan, bahwa apa yang dilakukan anggotanya merupakan implementasi dari komitmennya sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan dan masyarakat di perbatasan.

Lihat juga...