hut

Puluhan Pelaku UKM di Bekasi Ikuti Lomba Desain Produk

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Sebanyak 90 pelaku usaha mendaftar untuk mengikuti lomba desain dan kemasan produk makan dan minum yang dihelat oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Jawa Barat. Lomba tersebut upaya meningkatkan daya saing produk agar bisa merambah pasaran luar daerah dan mancanegara.

“Sasaran target sebenarnya, 120 peserta tapi yang mendaftar baru 90 pelaku usaha. Tapi secara persentase 70 persen klaster UKM Mamin ikut lomba desain,” ungkap Abdillah Hamta, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Kamis (19/9/2019).

Dikatakan pelaksanaan lomba dilaksanakan baru hanya sebatas desain dan kemasan untuk makanan dan minuman. Karena memang itu yang paling urgen untuk kota Bekasi dalam rangka meningkatkan daya saing produk di luaran dengan daerah lain.

Menurutnya, penilaian dalam lomba desain tidak mengacu pada legalitas peserta. Tetapi lebih pada penilaian desain dan kemasan produk. Artinya legalitas hanya sebatas nilai tambah.

“Tapi ke depan saat memunculkan displai ada legalitas. Itu ada penilaian sendiri, tetapi jika tidak memiliki legalitas tetap akan ada penilaian. Cuma memang lebih besar penilaiannya yang mempunyai legalitas,” tandasnya.

Lebih lanjut Abdillah, mengatakan, perlombaan desain dan kemasan produk dilaksanakan atas dasar identifikasi dinas, saat melakukan identifikasi masalah UMKM di Kota Bekasi. Ternyata banyak ditemukan persoalan sumberdaya, pembiayaan, promosi dan soal pemasaran.

“Dari identifikasi tersebut dapat disimpulkan, ternyata UMKM di wilayah Kota Bekasi perlu ditingkatkan daya saingnya, salah satunya dengan event lomba seperti ini,” tukas Abdillah.

Dia berharap dengan adanya daya saing tersebut, memberi dampak positif dalam meningkatkan daya beli. Sehingga pelaku UMKM terbantu dan bertambah.

Abdillah mengimbau, kepada pelaku UMKM di Kota Bekasi terutama bagi pelaku usaha makanan dan minuman yang memiliki produk khususnya binaan dinas Koperasi dan UMKM terus berinovasi melalui perlombaan dan lainnya.

“Ikut perlombaan jangan semata-mata karena hadiah. Saya pastikan juara perlombaan lomba desain dan kemasan produk akan diberikan kesempatan ikut pameran di luar kota,” tegasnya mengatakan bahwa lomba desain yang dihelat tidak menggunakan dana APBD.

Sementara, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, mengapresiasi dan berharap kegiatan tersebut bisa menjadi wadah bagi ibu-ibu dalam rangka memperkenalkan produk dan kemasan.

“Tentunya harapan saya kegiatan ini menjadi nilai tawar yang lebih baik dari produk aslinya. Karena melalui kemasan dengan baik, memberikan efek lainnya untuk meniru,” paparnya.

Inovasi harus terus diasah dan dikembangkan agar hasil produk UMKM bisa merambah pasar luar kota maupun mancanegara.

Lihat juga...