hut

Ratusan Siswa Ikuti Kuis Ki Hajar Tingkat Jawa Timur di Malang

Editor: Mahadeva

MALANG – Ratusan siswa bersaing mengikuti Kuis Kita Harus Belajar (Ki Hajar), tingkat Provinsi Jawa Timur, kamis (19/9/2019). Peserta berasal dari SD, SMP, SMA dan SMK sederajat se-Jawa Timur.

Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama di Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sumarno, menjelaskan, Kuis Ki Hajar adalah salah satu upaya yang dilakukan Pustekkom untuk membudayakan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di dunia pendidikan. Kegiatannya juga sebagai sarana sosialisasi produk dan layanan Pustekkmo Kemendikbud. Juga untuk menggali potensi akademik dan non akademik bagi peserta didik.

Pelaksanaan kuis Ki Hajar dilaksanakan dua tahap seleksi. Tes akademik yang memiliki bobot penilaian 70 persen, dan tes presentasi dengan penilaian 30 persen.

Para peserta Kuis Ki Hajar Tingkat provinsi Jawa Timur di gedung pertemuan SMKN 2 Malang, Kamis (19/9/2019). Foto-Agus Nurchaliq

“Melalui serangkaian aktivitas tersebut diharapkan seluruh siswa pada akhirnya akan mengetahui potensi dirinya, baik akademis maupun non akademis, yang dapat menjadi bekal mereka di kemudian hari,” ujar Sumarno, saat menghadiri pembukaan kuis Ki Hajar tingkat Provinsi Jawa Timur di gedung pertemuan SMKN 2 Malang, Kamis (19/9/2019).

Kuis Ki Hajar juga tujuan mendorong individu dan lembaga, agar menghasilkan karya inovatif. Utamanya dalam pengembangan potensi TIK, serta mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan.

Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Indah Andayati, menyampaikan, kuis Kihajar, merupakan wahana untuk menyosialisasikan pemanfaatan siaran TV Edukasi, suara Edukasi, Streaming dan Video on Demand. “Kuis Kihajar 2019 dilaksanakan melalui empat yaitu Kuis Kihajar melalui SMS, Kuis Harian melalui website, Kuis Harian melalui website untuk Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dan Kuis Tingkat Provinsi,” sebutnya.

Lihat juga...