hut

Ratusan Warga Banyumas Turun ke Jalan Bersihkan Sampah

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Masyarakat Banyumas dari kota hingga ke pelosok desa, turun ke jalan untuk membersihkan sampah. Gerakan pungut sampah dengan slogan ‘Banyumas Kudu Resik’ ini, melibatkan berbagai elemen dari mulai pejabat hingga LSM, ibu-ibu PKK serta masyarakat desa.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, yang memimpin langsung gerakan pungut sampah ini mengatakan, kegiatan ini merupakan tonggak untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya membersihkan lingkungan sekitar dari sampah. Diharapkan, setelah gerakan serentak ini, terbangun kesadaran pada seluruh masyarakat Banyumas untuk membersihkan dan mengurangi sampah.

“Kalau di jalan-jalan biasanya yang banyak sampah plastik, melalui gerakan ini pula, saya mengajak masyarakat Banyumas untuk mengurangi sampah plastik, terus dikurangi penggunaan plastik hingga Banyumas bisa bebas dari sampah plastik,” kata Husein, di sela-sela kegiatan pungut sampah di Alun-Alun Purwokerto, Sabtu (21/9/2019).

Bupati Banyumas, Achmad Husein. -Foto: Hermiana E. Effendi

Gerakan pungut sampah ini tidak hanya dilakukan di kawasan Kota Purwokerto, namun juga dilakukan serentak di 27 kecataman di wilayah Banyumas. Bahkan, Pemkab Banyumas mengadalan lomba antarkecamatan untuk bersih-bersih sampah serentak ini.

“Sebenarnya kegiatan bersih-bersih sampah sudah rutin dilakukan setiap hari Jumat, tetapi perlu terus dibangun kesadaran untuk membersihkan sampah secara lebih luas, dan melibatkan seluruh masyarakat,” terangnya.

Untuk wilayah Kota Purwokerto, kegiatan pungut sampah dilakukan mulai dari hutan kota di Karanglewas, kemudian menyusuri sepanjang jalan protokol Jenderal Soedirman hingga ke hutan di pinggir kota, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan. Masyarakat yang terlibat kegiatan dibekali kantong sampah berukuran besar, serta alat pemungut sampah yang terbuat dari bilah bambu.

Bupati mengaku akan memantau langsung kegiatan tersebut hingga akhir, untuk memastikan seluruh wilayah Kota Purwokerto bersih dari sampah. Untuk wilayah di desa-desa serta kelurahan, menjadi tanggung jawab kades dan lurah untuk memastikan wilayahnya bersih dari sampah.

Guna memaksimalkan kebersihan kota, lanjut Bupati, dalam waktu dekat juga akan diterjunkan pasukan pemungut sampah mobile yang bertugas mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Pasukan ini dibagi dalam tiga shift, dan akan mobile berkeliling Kota Purwokerto untuk memungut sampah di jalan-jalan.

“Jangan sepelekan hal-hal kecil seperti sampah, sebab dari yang kecil ini bisa timbul masalah besar, seperti kebakaran hutan yang semalam terjadi di wilayah Banyumas,” katanya.

Sementara itu, masyarakat yang terlibat kegiatan pungut sampah ini, membagi diri dalam kelompok-kelompok kecil dan mulai berkeliling untuk memungut sampah. Dimulai dari kawasan Alun-Alun Purwokerto, mereka terus menyusuri jalan-jalan sambil menenteng plastik besar untuk menampung sampah.

Lihat juga...