hut

Sampah di Sejumlah Pantai di Lamsel, Berkurang

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Selama musim kemarau, sejumlah pantai di Lampung Selatan (Lamsel) mengalami penurunan volume sampah. Sulaiman, warga Dusun Pengasinan, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, menyebut, pantai di desanya lebih bersih dibandingkan saat musim penghujan. Sampah yang kerap berasal dari perairan laut, sungai yang berkurang menjadi faktor positif bersihnya pantai di wilayah tersebut.

Menurutnya, bersihnya sejumlah pantai di pesisir Sidomulyo sekaligus didukung oleh warga yang sadar pentingnya kebersihan pantai. Selama ini, sampah dominan berasal dari perairan laut yang terdampar ke pantai.

Arus laut yang membawa material sampah plastik, batang pohon berasal dari aliran sungai. Namun saat sungai kering, volume sampah berkurang dalam waktu empat bulan terakhir.

Sulaiman, warga Dusun Pengasinan Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, berada di pantai yang lebih bersih selama musim kemarau, Sabtu (21/9/2019) -Foto: Henk Widi

Berkurangnya sampah di sekitar perairan pantai sangat menguntungkan warga. Sebab, sebagian warga yang berprofesi sebagai nelayan bagan apung, nelayan jaring dan pembudidaya rumput laut, tidak terganggu sampah. Kondisi perairan yang bersih sekaligus mendorong jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah pantai yang ada di sisi barat Lamsel tersebut.

“Selama ini, sampah yang terdampar di pantai saat pasang air laut membuat pantai kotor, pemilik bagan apung harus rutin membersihkan sampah yang tersangkut, namun selama kemarau volume sampah menurun drastis,” tutur Sulaiman, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Sulaiman, sampah yang masih kerap terdampar di pantai merupakan sampah organik. Sampah organik dari daun di sekitar pantai bisa cepat dibersihkan oleh warga. Sebab, kondisi pantai yang bersih dan menarik kunjungan wisatawan bisa memberi dampak positif bagi warga sekitar.

Sulaiman bersama sang istri yang membuka warung mendapatkan keuntungan dari berjualan makanan dan minuman ringan.

Kondisi lingkungan pantai yang bersih dari sampah itu, juga dipengaruhi pasang surut air laut. Sepanjang bulan September dengan muka air laut yang dominan surut, mengakibatkan sampah tidak terbawa hingga bibir pantai.

Saat musim penghujan dengan sampah kiriman dari sejumlah sungai menumpuk, potensi sampah dipastikan kembali meningkat.

“Sebagai cara mengurangi sampah, warga di sekitar pantai memiliki lubang dan kotak sampah,” tutur Sulaiman.

Ia berharap, selama kemarau warga tidak membuang sampah di sungai. Sebab, saat tiba musim penghujan sampah yang dibuang pada sungai akan terbawa ke laut. Saat pasang air laut material sampah berpotensi terdampar ke pantai. Sejumlah sampah kiriman kerap berasal dari kecamatan lain, yang memiliki sungai mengalir ke laut.

Saat penghujan, Sulaiman bahkan kerap bisa mengumpulkan sampah dalam jumlah banyak. Jenis sampah yang dominan terdampar, di antaranya batang bambu, kayu dan sampah plastik. Proses pembersihan kerap dilakukan dengan memanfaatkan kayu untuk bahan bakar dan sampah plastik bisa dijual.

Berkurangnya volume sampah selama kemarau juga terjadi di pantai Belebuk, Kecamatan Bakauheni. Rahmat, ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Ragom Helau, menyebut sampah pantai kerap berasal dari sungai. Sebab, pantai Belebuk jauh dari perkampungan warga dan sejumlah tempat sampah tersedia di objek wisata bahari tersebut.

Sungai Way Sumber Muli, Sungai Kepayang, Sungai Totoharjo yang kering saat kemarau membuat pantai tidak mendapat kiriman sampah. Saat penghujan, rata-rata sampah yang terdampar di pantai bisa mencapai 1 ton. Sampah yang terdampar di pantai dan perairan kerap mengganggu proses sandar perahu dan mengganggu bagan apung.

“Kemarau ini berimbas berkurangnya volume sampah perairan dan pantai menjadi lebih bersih,” ungkap Rahmat.

Kondisi pantai yang bersih sekaligus memberi dampak positif bagi usaha nelayan tangkap di wilayah tersebut. Sejumlah nelayan tangkap dengan jaring terhindar dari risiko tersangkut sampah.

Selain itu, kondisi perairan pantai Belebuk, pulau Sekepol dan pulau Mengkudu yang jernih mendukung kegiatan wisata. Selain bisa melakukan penyelaman di dasar laut, pemandangan yang bersih menjadi daya tarik penghobi fotografi.

Lihat juga...