hut

Santri di Banyumas Laksanakan Salat Gaib untuk BJ Habibie

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Rasa kehilangan atas meninggalnya Presiden RI ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie juga dirasakan masyarakat Banyumas. Hingga ratusan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfiz Raudlatul Huda yang berada di Desa Tiparkidul, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas menggelar Salat Gaib yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk BJ Habibie.

Salah satu ustaz di Ponpes Tahfiz Raudlatul Huda, Muslimin mengatakan, sosok BJ Habibie bukan saja sebagai seorang negarawan serta ilmuwan yang mumpuni, tetapi juga merupakan sosok yang religius. Sehingga diharapkan bisa menjadi suri teladan bagi para santri.

“Pak Habibie ini seorang yang religius, pandai dan bijaksana serta arif dalam bersikap dan bertutur kata. Beliau banyak diidolakan oleh kalangan santri, termasuk para santri di sini. Sehingga kepergian beliau sangat mengejutkan bagi kami,” tutur Muslimin, Kamis (12/9/2019).

Karenanya, berita duka tersebut sangat mengagetkan kalangan pondok pesantren. Menurut Muslimin, awalnya para santri sempat tidak percaya, karena sempat beredar kabar hoaks tentang meninggalnya BJ Habibie.

Namun, setelah semua stasiun televisi memberitakan berita tersebut, mereka baru menyadari bahwa kabar duka tersebut benar adanya.

“Pada malam itu juga, kita langsung bersalawat di masjid ponpes dan hari ini kita lakukan Salat Gaib serta doa bersama untuk almarhum,” jelasnya.

Salah satu santri, Firman Maulana mengatakan, sosok BJ Habibie sangat memberikan inspirasi bagi generasi muda yang gemar menuntut ilmu. Sebab, meskipun sudah banyak bermunculan ilmuwan lain, namun sosok BJ Habibie masih yang paling melekat dengan predikat ilmuwan.

“Kalau ingin cerdas atau pintar, pasti supaya seperti Pak Habibie, karena beliau sudah menjadi simbol ilmuwan di negeri ini, saya juga mengidolakan beliau, sebagai negarawan dan ilmuwan yang saleh dan taat beragama,” kata Firman.

Setelah melakukan Salat Gaib, para santri kemudian berdoa bersama, memohon supaya tokoh bangsa tersebut mendapatkan tempat yang layak disisi-Nya. Doa bersama ini, akan digelar secara terus-menerus hingga tujuh hari ke depan.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!