hut

Semakin Berkembang, Kelompok ‘Ngudi Rejeki’ Ajukan Tambahan 25 Sapi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Keberhasilan usaha demplot ternak sapi yang digagas Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), Argomulyo, Sedayu, Bantul, mampu menarik minat warga untuk ikut bergabung dalam usaha di bidang peternakan tersebut.

Ketua Kelompok Ternak Sapi Ngudi Rejeki, Dusun Kaliberot, Rakimin, yang juga sebagai penanggungjawab program demplot ternak sapi DCML Argomulyo, mengatakan, saat ini ada puluhan warga yang sudah mendaftar untuk menjadi anggota kelompok ternak.

Ketua Kelompok Ternak Sapi Ngudi Rejeki, Dusun Kaliberot, Rakimin, yang juga sebagai penanggung-jawab program demplot ternak sapi Desa Cerdas Mandiri Lestari Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Jumat (20/9/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Mereka umumnya tertarik bergabung, karena ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil memelihara ternak sapi bantuan program Desa Cerdas Mandiri Lestari melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo itu. Terlebih setelah melihat sejumlah peternak sukses menganakkan sapi mereka.

“Karena melihat banyak peternak yang sukses, tak sedikit warga akhirnya ingin ikut bergabung ke kelompok untuk mencoba memelihara ternak sapi. Tidak hanya dari Dusun Kaliberot saja namun juga warga dusun sekitar. Walaupun saat ini sementara masih kita data, untuk nanti selanjutnya kita ajukan ke koperasi,” ujarnya, Jumat (20/9/2019).

Rakimin sendiri mengatakan, akan segera mengajukan permohonan bantuan modal usaha berupa sapi kepada Yayasan Damandiri melalui KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo dalam waktu ini. Modal usaha ternak tahap kedua ini rencananya akan berjumlah sebanyak 25 ekor sapi .

“Tahap pertama lalu kita mendapat modal berupa 15 induk sapi betina. Sementara pada tahap kedua ini kita ingin mengajukan 25 ekor sapi. Tapi seluruhnya anakan sapi jantan. Jadi arahnya lebih ke pembesaran,” katanya.

Jumlah 25 ekor sapi sendiri, dikatakan Rakimin, masih memungkinkan untuk dipelihara di lokasi kandang Kelompok Ngudi Rejeki yang ada saat ini. Terlebih di kawasan itu juga masih terdapat sejumlah lahan cukup luas milik kas desa untuk dibangun kandang kelompok.

“Untuk lahan masih memadai. Karena di belakang kandang kelompok ini merupakan tanah kas desa. Sehingga tinggal dibuatkan kandangnya saja,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya jumlah sapi yang dipelihara, diharapkan usaha demplot ternak sapi yang dijalankan warga melalui Kelompok Ternak Ngudi Rejeki pun akan semakin berkembang.

Kesejahteraan warga sekitar, khususnya peternak diharapkan juga semakin meningkat seiring semakin bertambahnya pendapatan mereka dari memelihara sapi.

“Tak hanya warga dan peternak saja yang akan diuntungkan, koperasi sebagai pemberi modal usaha juga akan mendapatkan untung. Sehingga sama-sama untung,” pungkasnya.

Lihat juga...