Tingkatkan Daya Saing SDM, Indonesia Harus Ubah Sistem Pendidikan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Fakta bahwa tidak setiap lulusan dari lembaga pendidikan Indonesia tidak berdaya saing tinggi terlihat dari tidak terserapnya setiap lulusan ini pada sektor industri yang ada. Sehingga dibutuhkan suatu perubahan sistem dan pengetahuan tentang apa yang dibutuhkan di masa depan, untuk mendorong proses pembelajaran yang menghasilkan inovasi.

Pendiri Orbit Habibie Festival, Dr. Ing. Ilham A Habibie, menyebutkan, bahwa kondisi lulusan sistem pendidikan Indonesia yang tidak berdaya saing ini, tercipta dari efek kesenjangan sistem pendidikan di Indonesia.

“Yang dibutuhkan oleh Indonesia itu adalah sistem pendidikan steam base. Yaitu pendidikan yang berbasis pada Science, Technology, Engineering, Art dan Math. Bukan hanya base-nya saja. Tapi juga terapannya,” kata Ilham saat menemui awak media terkait penyelenggaraan Orbit Habibie Festival di The Habibie Center Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Ilham menjelaskan, yang dimaksud dengan terapan adalah pada proyek terkait disiplin ilmu yang mereka pelajari.

“Tetap belajar disiplin ilmu masing-masing tapi dalam satu minggu sekali harus ada semacam sintesa. Atau penerapan dari disiplin ilmu itu,” ujar anak pertama dari BJ Habibie ini.

Praktek disini, menurutnya, bukanlah hanya pekerjaan membuat sesuatu tapi juga secara teoritis.

Untuk menginisiasi sistem pembelajaran yang lebih condong pada terapan adalah alasan Orbit Habibie Festival diselenggarakan.

“Tujuannya agar masyarakat memiliki visi untuk masa mendatang. Sehingga bisa membayangkan, apa yang kita butuhkan. Dan akhirnya akan melahirkan inovasi,” paparnya.

Ilham menyebutkan dalam Orbit Habibie Festival akan ditampilkan elemen-elemen yang ada sekarang dengan proyeksi ke masa depan agar masyarakat bisa melengkapi dirinya dengan pengetahuan tentang masa depannya.

“Siklus inovasi dimulai dengan belajar. Pembelajaran lebih memungkinkan pekerjaan yang lebih efisien dan efektif, hal ini mengarah pada lebih banyak waktu untuk bermain. Secara keseluruhan, akan menghasilkan kualitas hidup yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ilham menyebutkan setelah melakukan beberapa kali festival di Jakarta, Batam, Solo dan Bandung, menjadikan Orbit Habibie Festival sebagai festival teknologi dan inovasi terbesar di Indonesia.

“Pada festival ini, akan dipertemukan semua lembaga, startup, inovator, komunitas dan individu yang berfokus pada inovasi. Tahun ini kita akan mengambil tema Future of Learning, Work, Play and Living,” ucapnya.

Dengan mengangkat tema ini, harapannya masyarakat, terutama generasi muda akan semakin menyadari apa yang dibutuhkan dan apa yang harus dikerjakan untuk berdaya saing di masa depan.

Lihat juga...