hut

TK Menjadi Pendidikan Pra Sekolah Pilihan Warga Balikpapan

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Anak usia nol hingga enam tahun yang sedang atau pernah mengikuti pendidikan pra sekolah, mayoritas bersekolah di Taman Kanak-kanak (TK). Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan di 2018, pada rentang usia tersebut, anak yang pernah pra sekolah di TK mencapai 54,86 persen.

Sementara, yang bersekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terintegrasi BKB mencapai 36,27 persen, dan yang bersekolah di kelompok bermain sebanyak 8,88 persen. Kepala BPS Balikpapan, Achmad Zaini, menjelaskan, dari akumulasi jumlah anak usia dini yang bersekolah, kesadaran warga di Balikpapan untuk mengikuti pendidikan pra sekolah cukup tinggi.

“Melalui angka itu menunjukkan, Balikpapan memiliki perhatian terhadap pendidikan anak usia dini cukup tinggi. Artinya juga, masyarakat atau pemerintahnya, punya perhatian dalam mengembangkan pendidikan usia dini,” jelasnya, Kamis (12/9/2019).

Jika ditinjau dari jenis kelamin, anak usia dini yang pernah atau sedang mengikuti pendidikan pra sekolah, didominasi anak laki-laki sebanyak 61,07 persen. Sedangkan sisanya adalah partisipasi anak perempuan. “Perbedaan tingkat partisipasi antara anak laki-laki dengan perempuan yang paling signifikan juga terjadi pada jenis pendidikan kelompok bermain,” tandasnya.

Data BPS 2018 juga menyebut, partisipasi anak usia dini dalam mengikuti pendidikan pra sekolah di kelompok umur 3-4 tahun sebesar 17,29 persen, umur 5-6 tahun sebesar 74,20 persen. “Hal ini mengindikasikan, mayoritas anak usia dini mulai memasuki pendidikan pra sekolah saat berusia 5-6 tahun,” tandasnya.

Menilai hasil Survei Sosial Nasional itu, kepedulian masyarakat Balikpapan dalam hal pendidikan usia dini disebutnya sangat tinggi. Terbukti, dengan bisa menyekolahkan anaknya pada pra sekolah, dan ibu di Balikpapan, memiliki pengertian terhadap pendidikan anak.

Lihat juga...