hut

Usaha Homestay, Wiwin Kantongi Ratusan Ribu Setiap Hari

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Wiwin Purwantiningsih (38) warga dusun Dalem, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, mengaku mendapat tambahan penghasilan signifikan sejak menggeluti usaha penyewaan homestay beberapa waktu terakhir.

Bergabung dengan Koperasi Tamanmartani Sejahtera, selaku pengelola Kampung Homestay Damandiri, wanita berkerudung ini bahkan mengaku bisa mengantongi pendapatan hingga ratusan ribu rupiah setiap akhir pekannya.

Suasana interior homestay milik Wiwin, Sabtu (7/9/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Saya baru satu bulan ini menyewakan rumah sebagai homestay. Kebetulan saya ada rumah tinggal cukup besar. Karena sebagian tidak dipakai, maka saya sewakan saja sebagai homestay,” katanya kepada Cendana News, Sabtu (7/9/2019).

Wiwin merupakan satu dari 4 warga desa Tamanmartani, yang memulai usaha baru di bidang pariwisata khususnya penyewaan homestay. Ia mengaku tertarik menggeluti usaha penyewaan homestay karena termotivasi dengan keberdaan Kampung Homestay Damandiri yang ada di desanya.

“Di sini (desa Tamanmartani) kan dekat dengan Candi Prambanan. Setiap kali ada event, banyak tamu luar daerah yang mencari homestay. Dari situlah saya tertarik bekerjasama dengan Koperasi Tamanmartani yang mengelola Kampung Homestay Damandiri,” katanya.

Bergabung dengan Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Wiwin pun tak perlu repot-repot mencari tamu yang hendak menginap di homestay miliknnya. Pasalnya pihak koperasilah yang melakukan pemasaran serta mencarikan tamu penginap.

Wiwin Purwantiningsih (38) warga dusun Dalem, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, saat menemui Cendana News, Sabtu (7/9/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Banyak kemudahan yang didapat dengan bergabung koperasi. Mulai dari terbantu dari sisi promosi, hingga mendapat pendampingan terkait ilmu kepariwisataan seperti misalnya bagaimana melayani tamu dan sebagainya,” katanya.

Memiliki sebanyak 4 kamar, Wiwin pun mengaku bisa mengantongi pendapatan hingga ratusan ribu rupiah setiap harinya. Jumlah itu ia dapat dari hasil menyewakan homestay dengan tarif Rp150-200 ribu per kamar. Sementara jika tamu menyewa 1 rumah, tarifnya mencapai Rp300 ribu per malam.

“Untuk fasilitasnya, ada ruang tamu, kamar mandi dalam, televisi hingga dapur. Saat akhir pekan seperti ini biasanya selalu ada tamu menginap. Apalagi jika di Candi Prambanan sedang ada event kegiatan,” katanya.

Lihat juga...