hut

Warga Padang Kekeringan, 50 Ribu Liter Air Bersih Dibagikan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, mencatat, ada dua kecamatan di daerah setempat yang mengalami kekeringan. Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Lubuk Kilangan dan Kecamatan Padang Selatan. Akibatnya warga setempat mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih.

Menyikapi kondisi itu, PDAM Kota Padang dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) dan Organisasi Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) hari ini melakukan pendistribusian air bersih ke dua Kecamatan tersebut. Air bersih yang didistribusikan tersebut berjumlah 50 ribu liter air dalam satu hari.

Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, mengatakan, Pemerintah Kota Padang akan terus melakukan pendistribusian air bersih ke rumah-rumah masyarakat yang terdampak kekeringan tersebut.

Seperti halnya hari ini, ada empat unit armada air bersih, yang disalurkan kepada masyarakat. Dalam melakukan penyaluran air ini, Pemko Padang melibatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Hendri Septa mengimbau kepada masyarakat, untuk dapat menghemat dalam pemakaian air untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari mengingat kondisi musim kemarau saat ini.

“Kegiatan ini sudah kesekian kalinya dilakukan, Pemko akan terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Pemko mengimbau masyarakat untuk menghemat dalam pemakaian air, selain itu masyarakat yang memiliki kelebihan debit air untuk saling membantu,” ujar Wakil Wali Kota. Kamis (19/9/2019).

Ia menegaskan, Pemko Padang akan terus memantau kondisi daerah yang mengalami kekeringan tersebut. Apabila hujan tidak kunjung turun, dan kekeringan masih berlangsung lama, bantuan air pun akan terus didistribusikan ke warga-warga yang masih mengalami kekeringan tersebut.

Begitu juga untuk daerah yang sejauh ini masih tergolong belum mengalami kekeringan, juga akan terus dipantau. Artinya, apabila terjadi kekeringan, maka bantuan pendistribusian air bersih akan segera ditangani, tanpa harus menunggu kondisi masyarakat yang genting terhadap kebutuhan air bersih.

“Pemko Padang akan berupaya menyediakan air bersih untuk warga yang alami kekeringan ini. PDAM sebagai BUMD (Badan Usaha Miliki Daerah) di Kota Padang, akan meng-handle setiap akan dilangsungkannya pendistribusian air bersih ke warga yang terdampak kekeringan,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Andri Satria, mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan karena kondisi air yang ada di sungai mengalami penurunan hingga 30 sampai 40 persen sehingga berdampak terhadap debit air yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

“Kita distribusikan mulai dari Indarung, Baringin, Tarartak, Panambiran, Dangau Teduh, Jundul Rawang hingga ke Seberang Palinggam Padang Selatan. Ini disebabkan terjadinya penurunan air di sungai 30 hingga 40 persen, ini berdampak terdapat debit air yang akan disalurkan,” kata Andri Satria.

Ia menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pendistribusian air bersih ke rumah-rumah warga yang membutuhkannya. Menurutnya, kapasitas produksi air di PDAM sekitar 1.415 liter per detik terutama di wilayah Kecamatan Padang Selatan Kota Padang.

Lihat juga...