hut

19 Ribu Hektare Lahan Disiapkan Bangun Pusat Suaka Orangutan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BALIKPAPAN — Pendiri Yayasan Arsari Dojohadikusumo, Hasyim Djojohadikusumo berencana membangun Pusat Suaka Orangutan dan Satwa di lahan PT ITCI. Demi mewujudkan rencana itu, adik Prabowo Subianto itu akan menyiapkan lahan seluas 19 ribu hektare.

“Di kawasan itu akan dikembangkan pilot project penanganan orangutan yang sudah tua dari seluruh dunia. Juga kebun binatang dari luar negeri,” kata pemilik PT ITCI, ketika dijumpai di Balikpapan, Selasa (8/10/2019).

Hasyim akan menamainya dengan Pusat Suaka Orangutan Arsari. Pada tahap awal, sudah disiapkan lahan 4.200 hektar. Dia menargetkan pembangunan pusat suaka akan berjalan paling lama 3 tahun, atau lebih cepat dari pembangunan ibu kota negara.

Pusat suaka itu memang tidak jauh dari ibu kota negara. Tepatnya berada di Pulau Kalawasan, Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Tempat ini bersebelahan dengan ibukota kalau tidak salah 500 meter atau 1 km dari ibukota. Itu yang kami dengar,” sambungnya.

Hasyim mengaku mendapatkan izin dari pemda PPU untuk mengelola beberapa pulau yang besar yakni 4.200 hektare termasuk pulau-pulau kecil.

“Pulau itu nantinya tempat bagi orangutan dewasa berbobot 100-200 kilo,” ucapnya.

Pulau – pulau yang akan dijadikan pusat suaka ini memiliki luasan bervariasi yakni 10 hektare hingga 243 hektar. “kami rencanakan di HPH kami rencanakan suatu tempat 19 ribu hektar termasuk danau 4200 hektar disitu kita tampung berbagai jenis macam satwa,” jelasnya.

Pembuatan pusat suaka itu, kata Hasyim Djojohadikusumo bertujuan melindungi dan melestarikan mahluk Tuhan. “Sebagai orang yang mengakui Tuhan saya merasa ini suatu kontribusi saya dan kawan-kawan untuk bangsa Indonesia, umat manusia dan Tuhan,” kata donatur Ragunan itu.

Kecintaan Hasyim terhadap satwa memang tumbuh sejak dulu. Ia dikenal juga sebagai pendiri Pusat Suaka Harimau di Sumatera Barat dan satwa lainya.

Pusat Suaka Harimau yang diresmikan Menteri KLH Siti Nurbaya pada 29 Juli 2017, menampung 7 ekor harimau dari alam belantara.

Hasyim mengatakan Pusat Suaka Orangutan Arsari nantinya berdekatan dengan kawasan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Hal ini sudah dilaporkan kepada Bappenas. Ia mengatakan, Menteri PPN/Kepala Bappenas menyambut “luar biasa positif” atas rencana itu.

Kandang karantina di Pusat Suaka Orangutan Arsari (PSO Arsari) di area HGB ITCI Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, baru-baru ini, menerima dua orangutan, Bento dan Iskandar dari Sulawesi Utara.

Lihat juga...