hut

Adopsi Terumbu Karang Cara Pelita Pulihkan Ekosistem Pantai Kunjir

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Bencana tsunami Selat Sunda yang melanda kawasan pesisir pantai Lampung Selatan (Lamsel) ikut menimbulkan kerusakan pada ekosistem terumbu karang. Hal tersebut menjadi perhatian dari sejumlah pihak, salah satunya komunitas Peduli Wisata (Pelita) Lampung.

Menyikapi keadaan tersebut, Yodistira Nugraha, ketua komunitas Pelita menyebut menggagas gerakan adopsi terumbu karang untuk pemulihan (recovery) kerusakan ekosistem akibat tsunami. Kawasan yang dipilih pada tahap awal berada di pantai Sikop Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa. 

Bersama sejumlah pemuda peduli lingkungan, anggota Pokdarwis Desa Kunjir terus berupaya melakukan pemulihan. Pemetaan titik habitat terumbu karang dan ikan hias yang ada di pantai Sikop juga telah dilakukan.

Yodis sapaan akrabnya menyebut berkoordinasi dengan pemerintah desa Kunjir dalam recovery. Dukungan tersebut tertuang dalam peraturan desa Daerah Perlindungan Laut (Perdes DPL).

“Keberadaan perdes mendukung upaya pelestarian ekosistem laut sehingga kawasan lebih dari tiga hektare merupakan zona larangan tangkap ikan, upaya perusakan ekosistem dan justru didorong agar kawasan DPL dipulihkan kembali,” ungkap Yodistira Nugraha saat dikonfirmasi Cendana News di pantai Sikop Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa, Rabu (23/10/2019).

Gagasan adopsi menurut Yodis mengasosiasikan makhluk hidup yang harus dirawat. Terumbu karang yang merupakan makhluk hidup bisa tumbuh, berkembang mengalami kerusakan akibat tsunami 22 Desember 2018 sebagian tercabut dari habitatnya dan rusak tergusur oleh bebatuan dari laut dalam akibat gelombang tsunami.

“Pada sejumlah penyelaman dengan snorkling terumbu karang menjadi habitat alami ikan nemo, ikan hias lain serta lobster, habitat tersebut harus dijaga agar lingkungan kembali pulih,” papar Yodis.

Terumbu karang yang masih bisa ditanam kembali menurutnya bisa diadopsi oleh masyarakat yang peduli lingkungan. Upaya pelestarian laut, memberi edukasi tentang kelautan, menjaga laut terus dilakukan dengan berbagai cara. Gerakan dilakukan dengan berdonasi Rp300.000. Melalui donasi tersebut pengadopsi bisa mendapatkan fasilitas bibit, pot bertuliskan nama, dokumentasi.

Gerakan adopsi terumbu karang yang terus dilakukan Pelita, Pemdes Kunjir, pemuda dan Pokdarwis diapresiasi Rudi, salah satu anggota Pokdarwis. Selama ini ia menyebut upaya recovery usai tsunami hanya dilakukan oleh berbagai pihak di wilayah daratan.

Rudi bahkan menyebut hampir setahun peristiwa tsunami belum ada pihak yang melakukan upaya pemulihan kawasan ekosistem perairan.

“Kerusakan akibat tsunami terlihat di perairan dan sebagai warga Kunjir saya ikut prihatin sehingga bersama komunitas Pelita menginisiasi gerakan adopsi terumbu karang,” papar Rudi.

Pemulihan terumbu karang membuat pantai Sikop menjadi tujuan destinasi wisata bahari berbasis konservasi perairan. Selain menikmati suasana di perairan, pengunjung yang ingin berkontribusi pada lingkungan bisa ikut melakukan pembersihan sampah.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com