hut

Akselerasi Investasi untuk Stabilisasi Pertumbuhan Ekonomi di Jabar

Editor: Mahadeva

BANDUNG – Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat (Jabar), saat ini bisa stabil karena mengakselerasi sector investasi. Disaat situasi ekonomi dunia sedang tidak stabil dan penuh kejutan, hal tersebut tentu menjadi sebuah prestasi.

“Terpenting adalah fleksibilitas, sepanjang investasi Jabar itu mampu menemukan pasar baru, membuat produk yang sesuai pasar. Ini bisa jadi hal positif bagi pertumbuhan ekonomi di Jabar,” kata Kepala Group Advisory Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Pribadi Santoso, dalam giat Jabar Punya Informasi (JAPRI), Senin (14/10/19).

Jabar memiliki daya tarik yang kuat untuk investasi. Banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri, berminat menanamkan modal di Tanah Pasundan. Maka tidak heran, jika Jabar menempati posisi pertama di Indonesia. “Minat investasi ke Jabar tinggi. Dan jadi provinsi yang menempati posisi satu untuk minatnya. Jadi, ini kalau catatan, tahun kemarin, kenaikan (nilai investasi di Jabar) paling besar dibandingkan sebelumnya. Artinya, minat investasi tinggi. Investasi ini berkelanjutan,” tuturnya.

Suasana diskusi Jabar Punya Informasi (Japri), Senin (14/10/2019) – Foto M Amin

Menurut Pribadi, Pemprov Jabar melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), terus berinovasi untuk memaksimalkan teknologi dalam pelayanan permohonan izin secara online.

Nantinya, pemohon tidak perlu repot harus datang ke kantor DPMPTSP untuk mengajuan perizinan. Pemohon bisa mengajukan izin secara online. Kemudian untuk mengecek permohonan, prosesnya sampai di mana, apa masih dalam perkembangan teknis atau sudah masuk proses penandatanganan, juga bisa dilakukan secara online. “Di Pemdaprov Jabar ini, ada salah satu terobosan baru dalam perizinan. Proses perizinan ada OSS. Investor tinggal klik dan perizinan dengan klik. Ini bisa memudahkan investor masuk,” kata Pribadi.

Jika investasi di Jabar terus mengalami peningkatan, lapangan kerja akan melimpah. Dengan begitu, penyerapan tenaga kerja tinggi sehingga pendapatan masyarakat meningkat. Hal itu diyakini juga akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bidang Pengendalian DPMPTSP ProvinsiJabar, Diding Abidin, mengatakan, iklim investasi yang baik, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan infrastruktur yang akseptabel, membuat Jabar menjadi destinasi menarik bagi investor.

Grafik menanjak investasi di Jabar, terlihat dari realisasi dana investasi yang diperoleh. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Semester I-2019, jumlah investasi yang direalisasikan di 27 Kabupaten dan Kota Jawa Barat mencapai Rp68,9 triliun. Realisasi dana investasi tersebut meningkat Rp9,5 triliun dari periode yang sama di 2018 yang hanya Rp58,1 triliun.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com