hut

Amankan Pilkades, Polresta Kediri Terjunkan 450 Personel

KEDIRI – Kepolisian Resor Kota Kediri, Jawa Timur, menerjunkan 450 personelnya untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Kediri, yang  berlangsung pada 30 Oktober 2019.

“Pengamanan pilkades dari Polres Kota Kediri 450 personel, kemudian ditambah rekan dari polsek. Tiap TPS satu anggota polisi, satu babinsa, namun ketika dibutuhkan kami tambahkan lagi,” kata Kepala Polresta Kediri, AKBP Miko Indrayana, di Kediri, Minggu.

Pihaknya telah melakukan patroli ke sejumlah desa yang akan diselenggarakan pilkades di Kabupaten Kediri. Kegiatan patroli gabungan itu diselenggarakan pada Sabtu (19/10) malam dengan melibatkan polisi, brimob, serta Satpol PP Kabupaten Kediri.

Terdapat 51 desa di Kabupaten Kediri yang masuk wilayah hukum Polres Kota Kediri yang akan menyelenggarakan pilkades serentak.

Dari hasil pantauan, diketahui situasi di daerah tersebut masih aman. Bahkan, sejumlah panitia di desa juga sengaja memasang kamera pengintai atau CCTV demi memantau pelaksanaan pilkades agar berlangsung dengan tertib.

“Ini situasi di wilayah Polresta Kediri masih aman. Misalnya di daerah Semen (Kecamatan Semen), kendati ada banyak DPT (daftar pemilih tetap) untuk pengamanan ada CCTV di lokasi kegiatan,” ujar Kapolresta.

Pihaknya tetap meminta agar anggota ikut membantu pengamanan pilkades. Untuk panitia, diharapkan juga bisa melakukan tugasnya dengan baik dan tidak segan meminta bantuan dari pengamanan demi terciptanya pilkades yang berlangsung dengan bagus.

“Upaya yang dilakukan panitia dan pihak keamanan cukup bagus, tinggal pelaksanaan. Kami imbau warga dapat menggunakan hak pilih,” kata dia.

Terkait dengan daerah rawan, Kapolresta mengatakan dari 51 desa di Kabupaten Kediri yang akan diselenggarakan pilkades serentak dinilai sebagai daerah rawan. Namun, hingga kini situasi masih kondusif. Anggota juga akan bertindak jika ada laporan termasuk temuan judi pilkades.

Pemerintah Kabupaten Kediri  menyelenggarakan pilkades serentak di 250 desa pada 30 Oktober 2019. Pelantikan kepala desa terpilih dilakukan pada Januari 2020.

Sebelumnya, pemkab hanya menjadwalkan untuk pilkades di 35 desa, dimana kegiatan pilkades itu awalnya diselenggarakan pada 26 Agustus 2019.

Namun, terdapat keberatan dari kepala desa lain yang tahun ini masa jabatan kepala desanya berakhir. Hingga terdapat kesepakatan baru untuk pilkades serentak, pada 30 Oktober 2019. (Ant)

Lihat juga...