hut

Atasi Pasokan Air, Inilah Strategi PDAM Tirtanadi

MEDAN – Dirut PDAM Tirtanadi, Provinsi Sumatera Utara, Trisno Sumantri, memaparkan, sejumlah langkah-langkah yang diambil oleh PDAM Tirtanadi dalam mengatasi kekurangan pasokan produksi air minum dan keterbatasan anggaran PDAM maupun pemerintah dalam menyediakan investasi untuk pembangunan infrastruktur air minum.

“Langkah-langkah tersebut di antaranya dengan melakukan kerja sama Bussiness to Bussiness dengan beberapa badan usaha swasta dengan pola Build Operate dan Transfer,” katanya di Medan, Sabtu.

Hal itu ia sampaikan terkait digelarnya workshop berskala nasional yang digelar Direktorat Jendral Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Workshop itu digelar dalam rangka peningkatan peran pemerintah daerah dan PDAM untuk pemenuhan akses layanan dasar air minum bagi masyarakat perkotaan melalui program National Urban Water Supply Project (NUWSP).

Workshop berskala nasional ini diikuti oleh sejumlah pejabat pemerintahan baik dari Kementrian Dalam Negeri, Kementrian PUPR, Ditjend Cipta Karya, BAPPENAS, BPPSPAM, World Bank dan pejabat pemerintahan Provinsi, kabupaten/kota dan kalangan dunia usaha di bidang air bersih yang terdiri dari PDAM dari seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Trisno Sumantri menyebutkan, strategi lain yang dilakukan dalam mengatasi kekurangan pasokan produksi air minum dan keterbatasan anggaran adalah dengan proaktif ikut dalam Program National Urban Water Supplay Project (NUWSP).

Di mana dalam program tersebut PDAM Tirtanadi akan mendapat dukungan dana lebih kurang Rp65 miliar yang dapat menunjang perbaikan kinerja PDAM Tirtanadi ke depannya.

Selain melaksanakan workshop, juga dilakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Limau Manis dan PT Tirta Lyonnaise Medan di Tanjung Morawa.

Pada kunjungan lapangan tersebut, Trisno Sumantri juga menyampaikan upaya PDAM Tirtanadi untuk membangun museum air pertama di Indonesia di lokasi sekitar menara air PDAM Tirtanadi di Jalan S.M. Raja Medan.

“Untuk itu kami memohon dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR agar dapat segera dapat terealisasi,” katanya. (Ant)

Lihat juga...