hut

Atlet Universitas Jember Sumbang Empat Medali di POMNAS 2019

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Atlet-atlet Universitas Jember  (Unej) menyumbangkan empat medali bagi kontingen Jawa Timur di ajang Pekan Olah Raga Nasional (POMNAS) 2019 di Jakarta bulan September lalu.

Empat medali tersebut terdiri dari 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu. Kontingan Jawa Timur sendiri menempati posisi ketiga dalam POMNAS 2019, di bawah kontingen Jawa Barat di posisi kedua, dan terpilih sebagai juara umum kontingen DKI Jakarta. Kontingen Jawa Timur membawa pulang 22 medali emas, 40 medali perak dan 59 perunggu.

Salah satu atlet mahasiswa yang meraih medali adalah Fauziah Azzahra, atlet yang kuliah di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini meraih medali emas untuk nomor tenis ganda putri, berpasangan dengan atlet asal Universitas Negeri Surabaya, Novulan Adiyani. Di babak final, keduanya berhasil mengkandaskan perlawanan atlet tuan rumah, DKI Jakarta.

Fauziah Azzahra, peraih medali emas tenis ganda putri di POMNAS 2019, Selasa (8/10/2019) – Foto: Kusbandono.

Sebelumnya di babak semifinal, pasangan Fauziyah-Novulan mengalahkan atlet Sumatera Barat. Raihan medali emas ini menujukkan kualitas keduanya sebagai atlet tenis mahasiswa yang diperhitungkan di Indonesia. Pasalnya walaupun latihan rutin bersama menjadi kendala bagi Fauziah dan Novulan, tapi mereka berhasil menyumbangkan medali emas.

“Ujian terberat di babak semifinal dan final. Pada babak semifinal kami bertemu atlet Sumatera Barat yang sejak awal diunggulkan. Sementara di babak final atlet DKI Jaya yang kami kalahkan sebenarnya anggota TNI yang kebetulan kuliah lagi, jadi fisiknya benar-benar kuat hingga sempat merepotkan kami,” tutur Fauziyah sambil tertawa mengenang perjalanannya meraih medali emas, saat ditemui Cendana News di kampusnya, Selasa (8/10/2019).

Atlet tenis yang akrab dipanggil Ussi ini merasa cocok dengan pasangannya Novulan, sehingga dalam waktu dekat akan bermitra kembali untuk turun di UNESA Tennis Champion. “Semoga kami jadi juara di UNESA sehingga masuk radar pencarian atlet ke SEA Games,” imbuhnya.

Lain lagi dengan pengalaman Siti Aisyah, mahasiswi Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan FEB yang menjadi shooting guard di tim basket putri Jawa Timur. Di babak akhir, tim basket putri Jawa Timur meraih medali perunggu bersama tim putri DI Yogyakarta.

“Di babak semifinal kami kalah satu bola saja dari tim basket putri Banten, 55-57. Wah kecewa banget, tapi saya rasa ini penampilan terbaik yang bisa kami persembahkan sebab pemusatan latihannya mepet banget. Lagi pula sulit menemukan waktu yang tepat untuk berlatih bersama mengingat setiap pemain punya kesibukan sendiri-sendiri,” tutur Aisyah yang menekuni basket semenjak SD ini.

Tim basket putri Jawa Timur terdiri dari 12 pemain, yang dimotori para atlet Universitas Surabaya, Universitas Airlangga dan Universitas Jember.

Atlet Kampus Tegalboto yang menyumbangkan medali lainnya adalah Ega Dwi Wijayantini, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP yang meraih medali perunggu di cabang olah raga catur cepat putri.

Kemudian ada Nisma Fracinda dari Program Studi Manajemen FEB yang meraih medali perak bersama tim futsal putri Jawa Timur. Sementara tiga atlet kempo putri Universitas Jember, Hafidha Sulistyo Purwatiningtyas (Akuntansi, FEB), Siti Aminah Daeng Ndiko (Fakultas Kedokteran) dan Tyas Proboningrum (Agribisnis, Fakultas Pertanian) belum berhasil menyumbangkan medali.

Sementara itu menurut Prof. Soetriono, Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) wilayah II Jawa Timur yang ditemui di Kampus Tegalboto menyampaikan, sebenarnya kontingen Jawa Timur menargetkan menjadi runner up, namun belum berhasil.

“Hasil di POMNAS 2019 akan menjadi evaluasi kami di Bapomi Jawa Timur. Kami akan terus berupaya menggali bakat-bakat baru atlet di semua perguruan tinggi di Jawa Timur termasuk Kampus Tegalboto. Cuman memang masalah klasik pembinaan atlet mahasiswa adalah bagaimana menyelaraskan antara jadwal kuliah dengan jadwal latihan,” tutur guru besar Fakultas Pertanian Universitas Jember ini. Untuk diketahui POMNAS 2019 digelar 15-26 September 2019 di Jakarta

Dukungan dan apresiasi bagi atlet mahasiswa Kampus Tegalboto juga langsung datang dari Rektor Universitas Jember. Pada saat audiensi dengan seluruh atlet yang bertanding di POMNAS 2019, Moh. Hasan memberikan beasiswa sebagai penghargaan bagi atlet yang sudah berjuang mengharumkan kontingen Jawa Timur.

“Selamat atas prestasinya, kontribusi anda menempatkan Universitas Jember di posisi nomor sembilan dari 38 perguruan tinggi di Jawa Timur yang mengirimkan atletnya ke POMNAS 2019,” ungkapnya bangga.

Lihat juga...