hut

Berkat Rumah Kemas Argomulyo, Sutrismiati Kini Punya Branding Sendiri

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

YOGYAKARTA — Sutrismiati (50) nampak begitu bersemangat saat mengunjungi Rumah Kemas Argomulyo yang terletak di komplek balai desa setempat, Rabu (16/10/2019) kemarin. Ia nampak langsung mengutarakan niatnya untuk membuat sebuah label kemasan produk usaha pembuatan emping melinjo miliknya.

Diterima langsung oleh pihak pengelola Rumah Kemas, warga Sidoluhur Godean itu pun langsung berkonsultasi mengenai desain label produk yang hendak ia buat. Mulai dari nama merk, logo produk, ukuran label kemasan hingga warna dan keterangan yang mampu menarik konsumen.

“Kebetulan saya memiliki usaha pembuatan emping melinjo di rumah. Sudah berjalan selama kurang lebih 10 tahun. Bahkan sudah kirim ke berbagai daerah, seperti Semarang, Malang, Surabaya, hingga sampai ke Amerika. Tapi sayangnya produk melinjo buatan saya belum punya label. Hanya dikemas plastik bening biasa. Karena itu saya ingin membuat,” ujarnya.

Sutrismiati sendiri mengaku mengetahui keberadaan Rumah Kemas Argomulyo melalui media sosial Facebook. Ia langsung tertarik membuat label kemasan produk melinjo miliknya karena biaya pembuatan yang sangat murah. Apalagi ia bisa berkonsultasi secara gratis terkait desain label untuk produk nya tersebut.

“Kebetulan disini kan dekat. Harganya sangat murah. Jadi saya langsung tertarik membuat label kemasan. Agar produk emping melinjo saya bisa lebih dikenal,” katanya.

Bagi para pelaku usaha kecil seperti Sutrismiati, keberdaan Rumah Kemas Argomulyo memang sangat bermanfaat. Pasalnya ia mengaku menjadi sangat terbantu dalam hal membuat branding sebuah produk melalui kemasan. Ia pun berharap agar keberadaan Rumah Kemas Argomulyo ini bisa terus ada di masa yang akan datang.

“Jelas sangat membantu sekali. Karena bisa mendukung UMKM menjadi lebih dikenal dan semakin maju. Kita, para pelaku usaha kecil bisa berkonsultasi soal kemasan disini. Terlebih jaraknya dekat. Kalau tidak ada, pelaku usaha kecil seperti saya kan bingung. Apalagi selama ini tidak ada pendampingan dari pemerintah,” kesahnya.

Mengetahui berbagai layanan yang ada di Rumah Kemas Argomulyo, Sutrismiati bahkan tak hanya berniat membuat label untuk produk emping melinjo buatannya saja. Lebih dari itu, ia juga berniat membuat papan nama usaha miliknya, berupa banner, untuk dipasang sebagai pengenal di rumah produksinya.

Rumah Kemas Argomulyo sendiri dibangun Yayasan Damandiri lewat KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo.

Lihat juga...