hut

Bupati: SDM jadi Masalah Utama di PPU

Editor: Koko Triarko

PENAJAM – Sebagai calon ibu kota negara, Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki segudang persoalan. Selain infrastruktur, masalah utama yang akan dihadapi kabupaten ini ialah penyiapan sumber daya manusia.  Tak heran, jika Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud, minta pemerintah pusat menyiapkan perguruan tinggi, untuk menyiapkan warga setempat memiliki daya saing. 

“Pemerintah pusat sudah putuskan untuk pemindahan IKN di PPU. Meskipun pusat pemerintahan masih dirahasiakan. Yang paling penting, persiapan dilakukan oleh PPU adalah meningkatkan SDM yang ada,” kata adik kandung Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud itu, Senin (21/10/2019).

Menurut Abdul Gafur Mas’ud, SDM di PPU tinggal menyediakan wadahnya saja, “Karena PPU SDM yang juga bisa bersaing. Artinya, cukup modern dan berwawasan juga,” ucapnya.

Bupati mengatakan, SDM di PPU memiliki kualitas dan mampu bersaing. “Karenanya, kami juga minta dalam sektor pendidikan harus ada universitas. Satu-satunya universitas sains. Sesuai dengan rencana pemerintah pusat, yaitu Bappenas,” kata dia.

Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud, saat dikonfirmasi mengenai peningkatan SDM dalam persiapan IKN di Balikpapan, Senin (21/10/2019) . –Foto: Ferry Cahyanti

Kebijakan lain yang ditempuh adalah memfasilitasi guru dengan meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan  mereka.

Untuk tujuan itu, Pemkab PPU meminta dana alokasi khusus sebesar Rp10 triliun. Selain untuk meningkatkan SDM, dana itu juga akan digunakan membangun berbagai infrastruktur pendukung, seperti jalan, jembatan, dan sarana umum lainnya.

Dana khusus itu dipakai mengejar target pembangunan awal ibu kota negara selama 4 tahun mendatang.

“Saya berharap, permintaan dana alokasi khusus ini mendapat perhatian, supaya pembangunan fasilitas pusat pemerintahan bisa dilakukan segera,” imbuh Abdul Gafur Mas’ud.

Dengan luas wilayah PPU diklaim empat kali lebih luas jika dibandingkan dengan kota Jakarta, permintaan dana itu disebut masuk akal. Apalagi, PPU hanya memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp1,6 triliun.

Dari jumlah itu, pun sebanyak Rp1 triliun berasal dari dana bagi hasil (DBH) kucuran pemerintah pusat. Selama ini, postur APBD dengan maskot rusa tersebut banyak digunakan untuk peningkaan sumber daya manusia dan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan di  PPU saat ini, antara lain Jembatan Pulau Balang dan jembatan tol yang menghubungkan ke Balikpapan. Kemudian jalan penghubung Sotek-Bongan yang menghubungkan PPU ke Kutai Barat. Proyek proyek tersebut sebagian didanai pemerintah daerah.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com