hut

Bus Zhong Tong Sudah Lewati Masa Uji Tipe 

Editor: Mahadeva

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat memaparkan operasionalisasi Bus Zhong Tong di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) – Foto Lina Fitria

JAKARTA – Bus Transjakarta merek Zhong Tong, diklaim sudah melewati masa uji tipe dan spesifikasi. Uji dilakjukan dengan ketat sehingga diyakini layak beroperasi. 

“Artinya, kendaraan tersebut pertama sudah mendapatkan uji tipe. Uji tipe ini itu tentu dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Nah artinya sudah memenuhi persyaratan dari aspek teknis,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Kamis (17/10/2019).

Pengujian dilakukan mengikuti ketentuan Undang-Undang No.22/2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Selama bus merek Zhongtong itu memenuhi spesifikasi, maka pengoperasian tidak bisa dilarang.

Bus Zhongtong sudah memiliki surat tanda nomor kendaraan, menjalani uji tipe. Kemudian, seluruh aspek administrasinya juga sudah dipenuhi supaya bisa beroperasi. Uji tipe terdiri dari persyaratan teknis dan aspek administratif.

Setelah aspek teknis terpenuhi, secara administratif setiap kendaraan juga harus memiliki surat tanda nomor kendaraan untuk beroperasi. “Spesifikasi teknisnya harus dipenuhi. Contohnya GVW nya maksimal 26 ton, lebarnya 2,5 meter, panjang 18 meter misalnya. Kemudian tentu setelah itu ada surat tanda nomor kendaraannya, administrasinya dipenuhi, baru boleh beroperasi,” tandasnya.

Saat ini, operasional seluruh bus menjadi tanggung jawab PT Transjakarta. Setiap operator bus memiliki kontrak ke Transjakarta, termasuk soal kelayakan bus yang dioperasikan. Pengoperasian bus Transjakarta menggunakan sistem rupiah per kilometer. Transjakarta akan membayar biaya operasional kepada operator bus sesuai dengan jarak yang ditempuh oleh bus. Dengan begitu, operator bus harus memastikan semua bus dalam keadaan layak jalan. Bila tidak, operator akan merugi karena tidak bisa menjalankan bus secara maksimal.

Sebelumnya, Perum PPD mengoperasikan 21 dari 59 bus Zhong Tong sejak tiga hari lalu. Bus-bus tersebut merupakan hasil pengadaan di 2012-2013, oleh PPD yang memenangkan lelang dari Badan Layanan Umum Daerah Transportasi Jakarta (sekarang PT Transjakarta). Jumlah bus pertama yang datang pada 28 November 2016 sebanyak 29, dan sisanya 30 unit masuk Pelabuhan Tanjung Priok pada 20 Maret 2017.

Lihat juga...