hut

Diedukasi Tentang Uang, Siswa TK Diajak Kunjungi BI

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Sebanyak 22 siswa Taman Kanak-Kanak Bias, Purwokerto, berbaris rapi di depan tempat penukaran uang Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Kamis (31/10/2019).

Mereka datang membawa amplop berisi uang lusuh. Anak-anak tersebut terlihat sabar menunggu giliran. “Saya bawa dua lembar uang lusuh, yang satu dua ribuan, yang satu lima ribuan, untuk ditukar dengan yang baru,” kata salah satu siswa TK.

Sehari sebelumnya, pihak sekolah sudah memberitahu kepada siswa, agar membawa uang yang sudah lusuh untuk ditukarkan ke Bank Indonesia. Sehingga seluruh siswa membawa uang lusuh dari rumah, dengan berbagai macam pecahan. Edukasi pengenalan uang, serta cara memperlakukan uang dengan baik dan benar, sudah diberikan di sekolah tersebut sejak dini.

Kepala TK Bias, Nunung Setiawati menjelaskan tentang pentingnya edukasi tentang uang terhadap anak. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kepala TK Bias Purwokerto, Nunung Setiawati, mengatakan, siswanya sudah mengenal uang sejak masuk sekolah. Sebab, pihak sekolah menyediakan kotak infak yang diberi nama masing-masing siswa. Setiap hari para siswa mengisi kotak tersebut.

“Jadi setiap hari siswa sudah membawa uang, ada yang dua ribu, ada yang lima ribu, jumlahnya sukarela dan uang tersebut dimasukan ke dalam kotak infak masing-masing. Karena sudah mengenal uang, maka kita ajak berkunjung ke BI, supaya tertanam juga bagaimana cara memperlakukan uang dengan baik,” terang Nunung, Kamis (31/10/2019).

Sekolah juga mengajarkan tentang akhlak harta. Dimana harta yang dimiliki ada tiga peruntukannya. Pertama untuk infak, kedua untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari, dan ketiga untuk ditabung. Untuk kunjungan ke Bank Indonesia, Kamis (31/10/2019) baru pertama kali dilakukan oleh para siswa. Mereka mendapat banyak pengalaman baru, mulai dari prosedur pemeriksaan saat mau masuk kantor BI, kemudian budaya antri di depan kasir hingga edukasi tentang pecahan uang rupiah dan cara menyimpannya.

Tak hanya itu, usai menukar uang di kasir, para siswa diajak berkunjung ke perpustakaan BI. Meskipun belum semua lancar membaca, namun para siswa bisa melihat gambar-gambar mata uang yang ada dalam buku.

Kepala BI Purwokerto, Agus Chusaini, mengatakan, pihaknya selalu terbuka untuk kunjungan siswa-siswa yang ingin belajar dan mengenal uang dengan baik. Sekaligus, juga menjadi ajang sosialisasi BI untuk mengajak para siswa, sejak dini memperlakukan dan menyimpan uang dengan baik.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com